Wakil Rektor I Bidang Akademik UHO, Prof. La Ode Santiaji Bande. Foto: Septiana Syam/Detiksultra.com
KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Universitas Halu Oleo (UHO) untuk pertama kalinya akan menggelar prosesi wisuda dalam dua sesi pada hari yang sama. Sebanyak 1.506 lulusan dari dua periode wisuda dijadwalkan mengikuti prosesi pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Wakil Rektor I Bidang Akademik UHO, Prof. La Ode Santiaji Bande, mengatakan pelaksanaan wisuda dua kali dalam sehari dilakukan dengan mempertimbangkan keterbatasan waktu Plt Rektor UHO, Prof. Khairul Munadi, yang memiliki sejumlah agenda lain.
“Jumlah wisudawan sudah 1.500-an. Idealnya memang dilakukan selama dua hari, tetapi karena melihat waktu yang tersedia dari Plt Rektor, akhirnya kami putuskan wisuda sehari dua kali,” kata Santiaji saat ditemui media usai Rapat Senat Terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-45 UHO, Rabu (19/8/2026).
Ia menjelaskan, pelaksanaan tersebut akan dibagi menjadi dua sesi, yakni pagi dan siang. Kebijakan itu sekaligus menjadi pengalaman baru bagi UHO karena untuk pertama kalinya prosesi wisuda digelar dua kali dalam satu hari.
Menurut Santiaji, keputusan tersebut bukan semata-mata untuk mengejar waktu, tetapi juga menjadi bagian dari upaya kampus melakukan efisiensi pelaksanaan kegiatan akademik.
“Ini baru pertama kali kita lakukan. Bukan untuk tujuan lain, tetapi juga untuk efisiensi,” ujarnya.
Berdasarkan data peserta wisuda UHO, periode 7 tercatat sebanyak 763 lulusan, sedangkan periode 8 sebanyak 743 lulusan. Jika digabungkan, jumlah peserta yang akan mengikuti rangkaian wisuda mencapai 1.506 orang.
Pada periode 7, lulusan terdiri atas 10 doktor, 35 magister, 696 sarjana dan 22 lulusan diploma. Sementara periode 8 mencatat 80 lulusan magister, 655 sarjana dan delapan diploma.
Selain jumlah lulusan yang mencapai lebih dari 1.500 orang, prosesi wisuda kali ini juga akan dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada lulusan terbaik tingkat universitas dari sejumlah jenjang dan fakultas.
Di antaranya, lulusan terbaik program doktor diraih Burhanuddin dari Program Studi Ilmu Ekonomi dengan IPK 4,00. Untuk jenjang magister, Adian Takwa dari Kajian Budaya meraih IPK 4,00.
Sementara pada jenjang sarjana, sejumlah lulusan terbaik juga tercatat memiliki capaian akademik tinggi, seperti Nur Hikmah dari Manajemen dengan IPK 3,95, Rifdah Nabiilah Halik dari Kesehatan Masyarakat dengan IPK 3,95, serta Muh. Ikbal dari Teknik Informatika dengan IPK 3,93.
Santiaji menambahkan, seluruh rangkaian wisuda tersebut menjadi bagian penting dalam momentum Dies Natalis ke-45 UHO yang tahun ini mengusung semangat menjadikan kampus semakin unggul, inovatif dan memberikan dampak bagi negeri.
Dengan jumlah peserta yang mencapai 1.506 orang, pelaksanaan dua sesi dalam sehari menjadi langkah UHO untuk tetap memastikan seluruh lulusan dapat mengikuti prosesi wisuda sesuai jadwal yang telah ditetapkan. (cds)
Reporter: Septiana Syam
Editor: Wulan
This website uses cookies.