Hukum

Mahasiswa IAIN Kendari Nekat Perkosa Teman Sendiri

PLAY

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Kabar tak menyenangkan datang dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari.

Seorang mahasiswa asal kampus tersebut berinisial MY, diringkus polisi lantaran diduga nekat memperkosa temannya sendiri.

Kasus tersebut dikawal oleh Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Andi Nurcahayati Amir Soetedjo. Ia menjelaskan bahwa pada saat itu, MY yang mengonceng korban Atas nama Bunga (Nama Samaran) berhenti disalah satu tempat sepi.

“Pagi jam 8, yang mengantar itu laki-laki (MY) mereka lewat melalui gerbang perbatasan itu, karna sepi laki-laki menjalankan aksinya,” ungkapnya, usai melakukan aksi di pelataran Kampus IAIN Kendari, Kamis, 25 November 2021.

Setelah kejadian tersebut Bunga kemudian menceritakan kepada Ketua HMPS MPI, dan berharap kasusnya dikawal untuk dilapor dan diproses hukum.

Selain itu, perempuan tersebut sempat memberontak bahkan korban mendapatkan tindak kekerasan.

“Laki-laki ini sempat membungkam mulutnya perempuan, bahkan sempat cium. Dibadannya sudah ada luka cakar,” bebernya.

Ditempat yang sama, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (Fatik), Masdin menyampaikan, pihak fakultas akan menindaklanjuti kasus ini dan akan mempersiapkan sanksi akademik kepada pelaku sesuai dengan kode etik yang ada.

“Kami dari pihak fakultas sudah melibatkan diri untuk menyelesaikan kasus ini. Selanjutnya akan kami tindaklanjuti pada tingkat fakultas untuk melakukan persiapan untuk memberikan sanksi akademik sesuai dengan kode etik yang ada,” tutur Masdin.

Sementara itu, Kapolsek Baruga, AKP Urva Lomansyah saat dikonfirmasi membenarkan bahwa tersangka MY telah diamankan kepolisian.

“Betul, saat ini masih dalam penanganan penyidik. Untuk laporan tersebut dugaan percobaan pemerkosaan, dan itu masih kita dalami,” pungkasnya.

 

Reporter: Erik Lerihardika
Editor: Via

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button