Perayaan Cap Go Meh di Vhiara Eka Dharma Manggala Kendari, menghadirkan lampion sebagai perayaan Cap Go Meh (penutup Imlek). Foto: Marwah/Detiksultra.com
KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Menyambut Perayaan Cap Go Meh, Vihara Eka Dharma Manggala Kendari melakukan pengenalan makanan Vegetarian selama 7-8 februari 2020.
Bagi Masyarakat Tionghoa Tahun Baru Imlek tidak meriah kalau tidak ada Cap Go Meh. Cap Go Meh adalah perayaan yang dilakukan orang Tionghoa dua minggu setelah Tahun Baru Imlek
“Istilah Cap Go Meh berasal dari dialek Hokkian yang bila diartikan secara harafiah bermakna “15 hari atau malam setelah Imlek”. Bila dipenggal per kata, ‘Cap’ mempunyai arti sepuluh, ‘Go’ adalah lima, dan ‘Meh’ berarti malam.” Jelas Melissa Ya Parto selaku Koordinator acara.
Dalam kegiatan ini, selain menyediakan makanan vegetarian bagi umat Budha Tionghoa dan pengunjung, juga penampilan tarian barongsai dan atraksi dengan berbagai macam permainan.
Vihara mengonsepkan kegiatan dengan makanan vegetarian sebab mengonsumsi makanan vegetarian mengacu kepada Dewa Buddha yang tak makan daging.
“Kita ingin mengenalkan dan mengajak masyarakat mengenal makanan vegetarian, khususnya di Kendari, bahwa makanan vegetarian itu bergizi sehat dan enak” tambah Melisa.
Menjadi vegetarian dilakukan setiap tanggal 1 – 15 setelah Imlek di seluruh Vihara. Setiap Vihara menyebutnya Cap Ji dan Cap Go. Artinya adalah 1 dan 15, menjadi vegetarian adalah hal yang biasa dilakukan setiap bulannya.
Reporter: Marwah
Editor: Dahlan
This website uses cookies.