Ekobis

Konsumen Pikir Dua Kali Beli Daging Sapi

Dengarkan

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Harga daging sapi tak kalah dengan harga pangan yang ikut melonjak.

Penjualannya kini bahkan sampai Rp 170.000 per kilogram. Diungkap Rika (36), warga Andonohu, harga penjualan daging sapi fantastis melonjaknya. Padahal biasanya hanya Rp 110.000 s.d Rp 120.000 per kilogram.

Meski mahal namun Rika tetap ingin membeli. Sayangnya, Minggu (30/6/2019) tak ada penjual daging sapi di Pasar Andonohu.

“Yah mungkin karena hari Minggu, tapi kalau harganya sudah Rp 170.000/kilo. Biasanya hanya Rp 110.000 hingga Rp. 120.000,” ungkap Rika.

[artikel number=3 tag=”pasar,daging”]

Sapi yang dagingnya dijual di pasar tradisional biasanya lebih dahulu di potong di Rumah Potong Hewan (RPH). Sapinya sendiri berasal dari wilayah Kecamatan Konda, Puunggaluku dan Moramo, Konawe Selatan.

Dinas Pangan Kota Kendari memastikan daging sapi yang beredar di Kota Kendari tidak mengandung bahan berbahaya sehingga aman dikonsumsi masyarakat.

Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Pangan Kota Kendari, Arianti Patiung, mengatakan daging sapi yang dijadikan sampel dari pegadang di dua pasar, yaitu Pasar Sentral Kendari dan Pasar Basah Mandonga.

“Untuk hari-hari biasa memang yang menjual daging sapi itu hanya pasar Pasar Sentral Kota dan Pasar Basah Mandonga saja, dan setelah kami periksa melalui alat halal Test Rapid Kit ternyata hasilnya sesuai harapan, daging-daging yang dijual di pasar murni daging sapi sehingga aman dikonsumsi,” katanya.

Reporter: Muhammad Israjab
Editor: Dahlan

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button