Wakatobi

Okinawa Mirip Wakatobi, Pemkab Bertolak ke Jepang

PLAY

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi, melalui Bappeda dan Perwakilan Dinas Pariwisata akan berkunjung ke Jepang untuk memenuhi undangan Okinawa Enviroment Club (OEC), Agustus mendatang.

Kunjungan di Okinawa nantinya, bertujuan untuk menyamakan persepsi secara langsung tentang pengelolaan kepariwisataan yang ada di Kabupaten Wakatobi dan negara yang dijuluki negeri Sakura itu.

Sebelum itu, konsep awal bahwa Okinawa dikabarkan mirip dengan Kabupaten Wakatobi sehinga Pemkab Wakatobi sangat perlu berkunjung untuk melihat langsung metodologi pengembangan masyarakatnya.

[artikel number=3 tag=”jepang,wakatobi”]

“Tanggal 3 – 10 kami diundang ke Jepang untuk membicarakan terkait pengembangan kedepan sekaligus menyamakan pemahaman atau metodologi terkait perkembangan kepariwisataan, kita akan mengikuti training tentang pengembangan community dengan beberapa negara yang ada disana,” ujar Plt. Bappeda Kabupaten Wakatobi, La Tarima pada detiksultra disela-sela kunjungannya di Kota Kendari, Senin (29/7/2019).

Lewat pertemuan mendatang, Pemkab Wakatobi berharap pengembangan pendampingan untuk konsep comunity base tourism ini bukan cuman satu dilokasi yang sudah dilaksanakan, tapi ada pengembangan lainnya dan mudah-mudahan hasil pertemuan nanti juga ada titik temu sehingga pengembangan kedepannya bisa berkembang.

“Yang lebih penting dalam pertemuan ini adalah bagaimana skema kerjasama antara Pemerintah Wakatobi dengan Pemerintah Jepang dalam hal ini,” ujar La Tarima.

Wakatobi sudah bermitra sejak 2017 dengan Japan International Cooperation Agency (JICA). Intuk mempromosikan Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Masyarakat.

JICA mulai action sejak 2018 fokusnya disalah satu daerah yang merupakan kawasan strategi pariwisata daerah yang ada di Kabupaten Wakatobi, yakni Desa Koroe Onowa, Patuno Raya dan sekitarnya dikategorikan Waharaya yang ada di Pulau Wangi-wangi.

“Mereka melakukan pendampingan seperti bagaimana penguatan kapasitas pengembangan sumber daya manusia dibidang pariwisata yang ada di desa itu, dan yang luar biasa mereka mengundang masyarakat Wakatobi yang merupakan warga binaanya itu untuk dilatih dijepang, sudah dua tahun terakhir ini mereka diberangkatkan,” jelas La Tarima.

Untuk diketahui, OEC adalah organisasi nirlaba yang berbasis di Naha, Okinawa, di bagian selatan Jepang, dibawah naungan JICA yang bergerak di Pemberdayaan pendampingan masyarakat. Khusus di community base tourism (CBT) di Kabupaten Wakatobi.

Reporter: Musdar
Editor: Dahlan

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button