Sultra Raya

1 April Wilayah Batas Kendari Dalam Pengawasan Ketat Cegah Corona

PLAY

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Hari ini Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari gelar konfrensi pers menjelaskan secara tegas bahwa tak ada istilah lockdown di kota ini.

Konfrensi Pers Wali Kota Kendari bersama Ketua DPRD Kendari, Komandan Kodim 1417 Kendari dan Polres Kendari ini, membeberkan bahwa yang ada pada 1 April mendatang adalah pengawasan terpadu di wilayah batas Kota Kendari.

Wilayah batas yang selama ini jadi pintu keluar masuknya kendaraan dan lalu lintas orang, akan diawasi secara ketat sebagai langkah preventif Kota Kendari untuk memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, menyatakan pengawasan wilayah secara terukur itu, diyakini bisa menekan laju penyebaran wabah mematikan Covid-19 yang kini telah menginfeksi lebih dari 1000 orang di Indonesia.

Setidaknya, ada enam titik pengawasan terpusat Tim Satgas jalur darat di Kota Kendari yang berbatasan langsung dengan wilayah lain seperti Konawe dan Konawe Selatan.

BACA JUGA :

“Jadi ada enam titik pengawasan Kota Kendari yakni Wilayah Puwatuu, Baruga, Konda, Labibia, Tondonggeu dan Purirano,” ujarnya.

Berdasarkan data, kata Wali Kota, kapasitas tertinggi arus keluar masuk orang di Kendari adalah Baruga dan Puwatuu, sehingga perlu pengawasan intens di wilayah tersebut.
 
Tidak hanya jalur darat, area pelabuhan yang jadi sentra labuh penumpang kapal dari wilayah kepulauan, juga bakal diawasi secara ketat.

“Ada lima pelabuhan yang akan dilakukan pengawasan, diataranya pelabuhan New Port Kendari, Bungkutoko, Pelabuhan Nusantara, Pelabuhan Wanci Dan Pelabuhan Wawonii,” paparnya.

Reporter: Sesra
Editor: Dahlan

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button