Konawe Selatan

Dispar Konsel Kembangkan Tiga Destinasi Wisata Baru

PLAY

KONAWE SELATAN, DETIKSULTRA.COM – Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe Selatan (Konsel) tengah mengembangkan sejumlah destinasi wisata yang dianggap potensial mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Konsel, Adywarsyah Toar kepada Detiksultra.com, Senin (19/4/2021).

Adywarsyah Toar mengatakan, saat ini pihaknya sedang mengembangkan beberapa destinasi wisata alam baru. Kata dia, setidaknya ada tiga destinasi.

Pertama, sebut dia, wisata alam Ranoaha Lestari berupa embung yang bertempat di Kecamatan Andoolo Barat, Konsel. Lalu destinasi wisata Pasir Putih Watumelewe di Kecamatan Tinanggea.

“Terkahir Puncak Anese, yang bertempat di Kecamatan Andoolo Barat,” ujar dia.

Lebih lanjut, Adywarsyah Toar bilang,  untuk destinasi wisata alam Ranoaha Lestari memiliki pemandangan yang begitu menakjubkan, tak kalah dengan wisata alam lainnya

Fasilitas penunjang para pengunjung di destinasi baru ini, sudah ada, mulai dari sepeda air, gazebo, pertunjukan kesenian kuda lumping dan beberapa fasilitas lainnya.

Meski sudah dibuka untuk umum, namun lanjut Kadis Dispar Konsel ini, menuturkan, jika pihaknya belum memberlakukan sistem penarikan retribusi terhadap pengunjung di tiga destinasi itu.

Alasannya, karena destinasi wisata alam Ranoaha Lestari, Pasir Putih Watumelewe, dan Puncak Anese, masih terbilang baru, dan tentunya masih membutuhkan tahap sosialiasi, agar masyarakat mengetahui keberadan destinasi wisata tersebut.

“Retribusinya belum kami pungut, masih taraf sosialisasi pengenalan kepada masyarakat umum. Jadi sifatnya memancing peminat dulu,” jelas Adywarsyah Toar.

Sehingga ia berharap, kedepannya sejumlah destinasi wisata alam ini dapat memberikan dampak positif, terhadap PAD Pemda Konsel.

“Prospek sekali dalam menggenjot PAD,” tukasnya.

Reporter: Sunarto
Editor: Via

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button