Harga Gas Elpiji 3 Kg di Kendari ‘Meroket’, Warga Menjerit

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Warga Kendari mulai meresahkan kenaikan harga gas elpiji 3 Kilogram (Kg) yang tembus hingga Rp40 ribu ditingkat pengecer.
Binti, warga Kota Kendari menyatakan sebagai pengguna elpiji 3 Kilogram sangat terbebani dengan melambungnya harga elpiji.
Jika sebelumnya biasa membeli Rp25 ribu per tabung kini sudah dikisaran Rp35 ribu s.d Rp40 ribu per tabung.
“Kasian kita ini, beli tabung gas mahal apalagi masa corona,” katanya.
Selain mahal, ketersediaan elpiji sudah mulai langka sulit didapatkan ditingkat pengecer.
Kelangkaan dan meroketnya harga elpiji, sudah terjadi sekitar satu minggu terakhir.
Pengecer gas elpiji 3 Kg, Ra, mengakui sudah satu minggu terjadi kelangkaan stok gas.
BACA JUGA:
- Soal Kasus Dugaan Tambang Ilegal PT Babarina, Rumah Wabup Kolaka dan H. Tasman Digeledah Kejati Sultra
- Mendiktisaintek Tunjuk Dirjen Dikti Jadi PlT Rektor UHO, Tugas Khusus Gelar Pilrek dalam Enam Bulan
- Kolaborasi BKKBN Sultra-Alfamidi Bantu Perkuat Pemenuhan Gizi Keluarga Berisiko Stunting
“Biasanya kami diantarkan sampai 20-an tabung gas, tapi akhir-akhir ini hanya lima gas itupun tidak setiap hari diantarkan,” ungkapnya.
Pedagang menduga kelangkaan terjadi karena keterlambatan kedatangan pasokan masuk ke Sultra.
Warga berharap kelangkaan elpiji bisa diatasi sesegera mungkin, termasuk menyisir indikasi adanya penimbunan gas elpiji oleh oknum dimasyarakat.
Reporter: Sesra
Editor: Via







