Kampus

KKN Tematik UHO Hadirkan Penguatan Kewirausahaan Produk Perikanan Masyarakat Puday

Dengarkan

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Upaya meningkatkan nilai tambah hasil perikanan sekaligus memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat pesisir terus ditingkatkan melalui kegiatan penguatan kewirausahaan berbasis hilirisasi produk perikanan di Kelurahan Puday, Kecamatan Abeli, Kota Kendari. Kegiatan tersebut berlangsung beberapa waktu lalu tepatnya Jumat, (24/07/2026) sebagai bagian dari pelaksanaan KKN Tematik Universitas Halu Oleo (UHO).

Program ini mengangkat fokus pada pengembangan kewirausahaan dengan memanfaatkan potensi produk perikanan agar memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Ketua Tim KKN Tematik UHO sekaligus Dosen Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis UHO, Muhammad Nur Afiat, menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut.

Menurut Muhammad Nur Afiat, pengembangan sektor perikanan tidak hanya berkaitan dengan aktivitas produksi atau hasil tangkapan. Tetapi juga bagaimana produk tersebut dapat diolah dan dikembangkan sehingga memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

“Penguatan kewirausahaan berbasis hilirisasi produk perikanan diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk tidak hanya menjual hasil perikanan dalam bentuk bahan mentah, tetapi juga mengembangkan produk olahan yang memiliki nilai tambah dan peluang ekonomi lebih besar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hilirisasi dapat menjadi salah satu pendekatan dalam mendorong masyarakat pesisir mengembangkan potensi ekonomi yang tersedia dilingkungannya. Dengan pengolahan dan pengembangan produkyang tepat, hasil perikanan dapat memiliki nilai jual yang lebih tinggi sekaligus membuka peluang bagi tumbuhnya aktivitas usaha masyarakat.

“Potensi perikanan yang dimiliki masyarakat perlu diikuti dengan penguatan kemampuan kewirausahaan, mulai dari pengolahan produk hingga bagaimana melihat peluang pasar,” ujarnya.

“Dengan begitu, potensi lokal dapat berkembang menjadi kegiatan ekonomi yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat,” imbuh Nur Afiat.

Program yang dilaksanakan di Kelurahan Puday ini juga menempatkan masyarakat pesisir sebagai bagian penting dalam pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendorong munculnya inovasi dalam pengolahan produk perikanan serta meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengembangkan usaha.

Selain aspek pengolahan, penguatan kewirausahaan juga berkaitan dengan kemampuan pelaku usaha dalam melihat peluang. Selain itu juga pelaku usaha dapat menciptakan produk yang memiliki daya saing, serta mengembangkan kegiatan ekonomi secara berkelanjutan.

Muhammad Nur Afiat menambahkan keterlibatan perguruan tinggi melalu iKKN Tematik diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pendampingan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi yang ada.

KKN Tematik bukan hanya menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar bersama masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk mendorong pengembangan potensi lokal.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat pesisir di Kelurahan Puday,” harapnya.

Melalui kegiatan tersebut, penguatan kewirausahaan berbasis hilirisasi produk perikanan diharapkan dapat membuka perspektif baru bagi masyarakat mengenai pentingnya meningkatkan nilai tambah komoditas lokal.

Produk perikanan yang sebelumnya dipasarkan dalam bentuk bahan mentah dapat dikembangkan menjadi produk olahan yang memiliki nilai ekonomi dan peluang pasar lebih luas.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mempertemukan potensi sumberdaya lokal dengan pengetahuan, inovasi, dan pengembangan kewirausahaan.

Dampaknya yakni masyarakat pesisir dapat semakin berdaya dalam mengelola potensi ekonomi diwilayahnya. (cds)

Reporter: Muh Ridwan Kadir
Editor: Wulan

Facebook Komentar

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Konten berita ini merupakan karya jurnalistik DetikSultra.com.
Jika ingin mengutip atau memuat ulang sebagian maupun seluruh isi berita, mohon menghubungi redaksi terlebih dahulu dan mencantumkan sumber.