Metro Kendari

Peningkatan Kapasitas, RPS bersama Jurnalis Kendari Bahas Isu Gedsi

Dengarkan

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Rumpun Perempuan Sultra (RPS) bersama jurnalis Kota Kendari melakukan diskusi membahas isu Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (Gedsi). Kegiatan digelar di salah satu hotel di Kendari yang dihadiri Direktur Eksekutif Bakti, Yusran, pada Selasa (11/08/2026) sore.

Bakti sendiri merupakan organisasi masyarakat sipil yang berpusat di Makassar dan berfokus sebagai pusat pertukaran pengetahuan serta informasi pembangunan di 12 provinsi Kawasan Timur Indonesia (KTI). Dimana salah satu Programnya ialah terkait inklusi yakni penanganan kekerasan perempuan dan anak serta peningkatan perlindungan sosial bagi kelompok marginal.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Eksekutif Bakti, Yusran mengatakan, peran media ini sentral sekali, karena mampu memhubungkan masyarakat, pemerintah dan berbagai stakeholdernya. Apalagi jika fungsi sosial kontrolnya berjalan baik.

“Peran media itu sangat urgent, apalagi jika membahas soal inklusi karena media bertindak sebagai pengawas independen,” terangnya.

Sementara itu, Direktur RPS, Husnawati mengatakan, sejauh ini dari yang ia perhatikan, sebagian besar berita sudah cukup baik dalam memberitakan isu Gedsi.

Namun, masih ditemukan berita di media cetak, daring, radio, maupun televisi yang menggunakan istilah atau frasa secara campur aduk. Misalnya, penggunaan istilah “disabilitas” yang masih disandingkan dengan istilah “cacat” atau “tuna”.

“Penggunaan istilah tersebut perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan stigma,” katanya.

Pihaknya berharap jurnalis bisa lebih cermat menggunakan istilah dalam pemberitaan tentang penyandang disabilitas dan tidak sekadar menyalin istilah dari narasumber, tetapi dapat menyesuaikannya dengan bahasa yang lebih tepat dan inklusif.

Selain menyampaikan informasi, pemberitaan tentang disabilitas diharapkan mengandung unsur edukasi dan advokasi, sehingga dapat meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus mendorong pemenuhan hak penyandang disabilitas.

Di tempat yang sama, Ketua AJI Kendari, Nursadah, menekankan pentingnya kepekaan jurnalis terhadap isu Gedsi agar pemberitaan yang dihasilkan tidak bias dan tetap mengedepankan prinsip inklusivitas.

“Sehingga melalui kegiatan ini, diharap mampu meningkatkan kapasitas dan pemahaman bersama antara insan media dan RPS,” pungkasnya. (cds)

Reporter: Septiana Syam
Editor: Wulan

Facebook Komentar

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button