Advertorial

Dari Bumi Anoa untuk Indonesia: Ini dia Daerah se-Sulawesi Penerima Penghargaan Kemendagri

Dengarkan

KENDARI, DETIKSULTRA.COMPemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menjadi tuan rumah pelaksanaan Apresiasi Pemerintah Daerah (Pemda) Berprestasi Regional Sulawesi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI di Hotel Claro Kendari, Jumat (29/5/2026) malam.

Pada malam apresiasi tersebut, Kemendagri memberikan penghargaan kepada sejumlah pemerintah daerah terbaik di regional Sulawesi dalam empat kategori penilaian, di antaranya kategori penurunan tingkat pengangguran, yang menilai upaya daerah dalam menekan angka pengangguran melalui program dan inovasi ketenagakerjaan. Kategori Creative Financing, penilaian mencakup kemampuan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi sumber daya melalui inovasi pembiayaan pembangunan, pengelolaan BUMD untuk meningkatkan PAD, digitalisasi tata kelola keuangan, serta konsistensi opini audit dalam menjaga kualitas pengelolaan keuangan daerah.

Kategori pengendalian inflasi, yang menilai kinerja pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas inflasi secara konsisten dan terukur. Indikator penilaian meliputi kepatuhan pelaporan, dukungan anggaran, efektivitas program pengendalian inflasi, serta keberhasilan menjaga daya beli masyarakat. Kategori penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting, penilaian mencakup komitmen daerah dalam menurunkan kemiskinan dan stunting melalui sinergi program, efektivitas intervensi, dan inovasi daerah.

Adapun penerima penghargaan pada masing-masing kategori adalah sebagai berikut:

1. Kategori Penurunan Angka Pengangguran

Tingkat kabupaten: Terbaik I Kabupaten Kolaka, Terbaik II Kabupaten Konawe Kepulauan, dan Terbaik III Kabupaten Kolaka Utara.

Tingkat kota: Terbaik I Kota Baubau, Terbaik II Kota Kendari, dan Terbaik III Kota Parepare.

Sementara tingkat provinsi, Terbaik I diraih Provinsi Sulawesi Barat.

2. Kategori Creative Financing

Tingkat kabupaten: Terbaik I Kabupaten Wajo, Terbaik II Kabupaten Kolaka, dan Terbaik III Kabupaten Mamasa.

Tingkat kota: Terbaik I Kota Makassar, Terbaik II Kota Palu, dan Terbaik III Kota Manado.

Tingkat provinsi, Terbaik I diraih Provinsi Sulawesi Selatan dan Terbaik II Provinsi Sulawesi Tenggara.

3. Kategori Pengendalian Inflasi

Tingkat kabupaten: Terbaik I Kabupaten Sigi, Terbaik II Kabupaten Polewali Mandar, dan Terbaik III Kabupaten Takalar.

Tingkat kota: Terbaik I Kota Bitung, Terbaik II Kota Palopo, dan Terbaik III Kota Palu.

Tingkat provinsi, Terbaik I diraih Provinsi Gorontalo dan Terbaik II Provinsi Sulawesi Tengah.

4. Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting

Tingkat kabupaten: Terbaik I Kabupaten Sidenreng Rappang, Terbaik II Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, dan Terbaik III Kabupaten Gowa.

Tingkat kota: Terbaik I Kota Tomohon, Terbaik II Kota Manado, dan Terbaik III Kota Makassar.

Tingkat provinsi, Terbaik I diraih Provinsi Sulawesi Utara.

Malam puncak penganugerahan tersebut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito Karnavian, Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, serta Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, dan Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti serta para gubernur, bupati, wali kota, serta unsur Forkopimda se-Sulawesi.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh tamu dan peserta kegiatan di Bumi Anoa.

“Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Sulawesi Tenggara, kami menyampaikan selamat datang di Bumi Anoa kepada Bapak Menko Polkam, Bapak Mendagri, Bapak Menteri PKP beserta rombongan, para gubernur beserta Forkopimdanya, serta para bupati dan wali kota se-Sulawesi,” ujar Andi Sumangerukka.

Ia berharap seluruh tamu dapat menikmati suasana Sulawesi Tenggara, khususnya Kota Kendari, sembari melaksanakan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Menurutnya, kegiatan Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Sulawesi Tahun 2026 merupakan bentuk penghargaan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah atas capaian pembangunan dan inovasi pelayanan publik di wilayah masing-masing.

“Kami atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh pemerintah daerah yang memperoleh penghargaan malam ini. Semoga penghargaan ini menjadi penambah motivasi dan penguat semangat bersinergi dalam melaksanakan program pembangunan daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan bahwa ajang Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 digelar untuk memberikan motivasi kepada kepala daerah sekaligus menunjukkan bahwa masih banyak kepala daerah yang memiliki kinerja baik di tengah maraknya kasus hukum yang menjerat pejabat daerah.

“Acara ini menunjukkan bahwa banyak kepala daerah yang baik dan berprestasi,” ujar Tito.

Ia menjelaskan, sistem penilaian penghargaan kini dilakukan berbasis regional agar daerah dengan kapasitas fiskal kecil tetap memiliki peluang bersaing secara adil.

Menurut Tito, sebelumnya kompetisi tingkat nasional cenderung dimenangkan daerah dengan kemampuan fiskal besar. Karena itu, Kemendagri membagi penilaian menjadi enam regional di Indonesia.

“Yang dipertandingkan dapat dihitung secara kuantitatif, seperti pengangguran, kemiskinan, dan inflasi. Datanya berasal dari BPS dan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), sehingga hasilnya objektif dan transparan,” jelasnya.

Ia juga meminta seluruh kepala daerah terus meningkatkan kinerja, baik yang telah menerima penghargaan maupun yang belum berhasil meraih penghargaan tahun ini.

“Selamat kepada yang mendapatkan penghargaan. Semoga terus dipertahankan dan ditingkatkan. Bagi yang belum berhasil, masih ada kesempatan pada putaran berikutnya,” tambah Tito.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago dalam sambutannya menyampaikan bahwa persaingan antar daerah dalam ajang tersebut semakin ketat.

Ia menilai selisih nilai antar daerah sangat tipis, sehingga menunjukkan kualitas kinerja pemerintah daerah di regional Sulawesi secara umum sudah berada pada posisi yang baik.

“Yang belum mendapatkan penghargaan jangan terlalu kecewa, karena selisih nilainya sangat tipis. Ini menunjukkan rata-rata daerah kita berada pada posisi yang baik,” ujarnya

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan dan sinergi seluruh unsur pemerintahan dan Forkopimda dalam menjalankan tugas pembangunan daerah.

“Tidak ada pekerjaan yang bisa diselesaikan sendiri. Semua unsur di daerah harus bekerja bersama-sama dengan tujuan utama menyejahterakan masyarakat,” tegasnya. (adv)

Facebook Komentar

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button