Politik

Pileg 2024, PBB Sultra Target Satu Kursi DPRD Setiap Dapil

Dengarkan

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Seluruh partai politik tengah mempersiapkan diri menghadapi Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Salah satunya, DPW Partai Bulan Bintang (PBB) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Partai besutan Yusril Izha Mahendra ini memiliki target yang tak muluk-muluk pada hajatan politik yang digelar lima tahun sekali. Berkaca dari hasil Pileg 2019 silam, PBB hanya mampu menempatkan satu wakilnya di DPRD Provinsi Sultra.

Hal inilah kemudian menjadi tugas utama Ruksamin yang kembali dipercayakan DPP menakodai DPW PBB Sultra periode untuk periode 2023-2028 guna mendongkrak kursi legislator di Pileg 2024 nantinya.

Ruksamin sendiri menuturkan, bahwa partainya hanya menargetkan satu jatah kursi DPRD Sultra untuk di enam daerah pemilihan (Dapil) yang tersebar di 17 kabupaten/kota se-Sultra.

“Target kita, hanya satu kursi saya minta untuk di setiap Dapil, itupun kursi terakhir,” katanya kepada awak media usai pelantikan pengurus DPW dan DPC PBB se-Sultra periode 2023-2028, Minggu (24/9/2023) malam.

Untuk mencapai target enam kursi di DPRD Sultra, lanjut Bupati Konawe Utara (Konut) ini, segala persiapan sudah dilakukan DPW PBB Sultra. Diantaranya membekali para kandidat legislator baik provinsi maupun kabupaten/kota dengan materi yang dibawakan dari Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP PBB serta konsultan politik internal partai.

Baginya, dengan cara ini pastinya target yang didambakan DPW PBB Sultra dapat terwujud dan berjalan sesuai keinginan partai. Ia juga mengatakan, ambisi menang adalah bagian dari demokrasi, asal jangan saling menjatuhkan hanya karena ingin menjadi jawara.

“Itulah cara kita untuk memenangkan Pemilu dengan cara yang bermartabat, tidak harus menang, lalu kemudian menjatuhkan yang lain, tidak juga ingin menjadi menang kemudian kita menyikut teman, itu tidak. Teman partai yang lain adalah teman seperjuangan kita,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) DPP PBB, Yusril Ihza Mahendra mengatakan, dalam berpolitik diharuskan keras tapi jangan kasar. Dalam artian, pada setiap pergerakan entah itu turun bersosialisasi serta pengenalan diri di tengah-tengah masyarakat, harus tetap santun dan mengedepankan etika politik.

“Target kita menang di Pemilu baik itu Pileg maupun Pilpres,” tukasnya. (bds)

Reporter: Sunarto
Editor: Wulan

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button