Politik

Ketua Fraksi Golkar Kendari Dorong Pelestarian Adat Suku Tolaki Lewat Pendirian Sanggar

Dengarkan

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) Sahabuddin dorong pemerintah melestarikan adat istiadat dan budaya suku Tolaki di Kota Kandari.

Dorongan ini bentuk tindak lanjut dari usulan warga Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari pada musyawarah rencana pembangunan (Musrembang) di tingkat kecamatan.

Warga mengusulkan agar di Kelurahan Korumba dibuatkan Sanggar Seni Budaya Mombesara (Penyuguhkan adat) Suku Tolaki. Dia mengatakan usulan ini sudah menjadi prioritas utamanya lewat pokok pikiran (pokir) atau dana aspirasi.

Hanya kendalanya tertumpuk pada lahan atau lokasi pembangunan Sanggar Seni Budaya Mombesara Suku Tolaki. Sebab, sampai saat ini, pihak kelurahan belum mendapat lahan pendirian sanggar.

“Sudah masuk di program 2024. Usulan juga kita sudah input di SIPD, tinggal lahan saja. Makanya kita minta dukungan dari pemerintah supaya bisa dicarikan lahan untuk pembangunan sanggar,” ucapnya, Rabu (7/6/2023).

Terlepas dari itu, Sahabuddin mengaku sangat terobsesi dengan adanya usulan pembangunan sanggar adat istiadat dan budaya terhadap suku lokal Kota Kendari.

Hal itu tidak terlepas dari bentuk peduli dia terhadap adat istiadat dan budaya suku Tolaki yang mulai terkikis sering berjalannya waktu. Apalagi ditambah dengan perkembangan budaya luar dan teknologi yang kian tak terbendung.

Olehnya itu Sahabuddin menyebut, melalui pembangunan sanggar ini akan memantik para generasi muda untuk ikut melestarikan adat istiadat dan budaya suku Tolaki, khususnya di Kota Kendari.

“Nantinya sanggar ini tidak hanya fokus pada kegiatan kaderinisasi tradisi adat istiadat, seni dan budaya Suku Tolaki, tapi juga dapat menjadi tempat kegiatan semua suku yang ada di Kota Kendari,” tuturnya.

Untuk itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari ini, meminta pemerintah kota lewat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait guna menyusun agenda ini menjadi program prioritas pembangunan ke depan.

Bahkan, dia menginginkan di setiap kelurahan dibangun Sanggar Seni Budaya Mombesara Suku Tolaki. Tujuannya memasifkan gerakan pelestarian adat agar tetap terjaga dari generasi ke generasi.

“Ini peran pemerintah jangan biarkan masyarakat berinisiatif sendiri. Suku dari luar saja datang di Kendari membangun pusat kebudayaannya, masa kita tidak bisa. Jadi memang harus ada wadah untuk melestarikan adat istiadat dan budaya kita, tinggal dudukan bagaimana mekanisme antar pemangku kebijakan,” tukasnya. (bds)

 

Reporter: Sunarto
Editor: Biyan

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button