Terduga pelaku pencabulan ART Bupati Konsel inisial C. Foto: Istimewa.
KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Ponakan istri Bupati Konawe Selatan (Konsel) inisial C (30) ditangkap polisi usai dilaporkan kasus dugaan pencabulan asisten rumah tangga inisial PI (18) beberapa waktu lalu di Polresta Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau mengatakan, tersangka ditangkap di rumah pribadi Bupati Konsel, Irham Kalenggo, di Jl Brigjen M Yoenoes, Kelurahan Lepo-lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.
“Benar, sudah ditangkap,” katanya, Sabtu (16/5/2026).
Tersangka merupakan keluarga dari istri Bupati Konsel. Menurut keterangan korban, terduga pelaku melakukan aksi bejatnya sekitar Pukul 20.50 Wita. Saat itu, korban berpapasan dengan terduga pelaku ketika hendak membuang sampah. Lepas itu, korban kemudian kembali ke kamar tanpa menutup pintu karena berniat menuju dapur.
“Namun tak lama berselang, pelaku masuk ke dalam kamar korban dan duduk di samping korban di atas tempat tidur. Pelaku sempat menanyakan keberadaan ART lain sebelum mulai mengajak korban berpacaran,” bebernya.
Korban yang merasa takut berusaha menghindar, tetapi pelaku justru menutup pintu kamar dan membujuk korban agar tidak takut. Pelaku mulai melakukan tindakan cabul dengan merangkul dan serta memegang bagian sensitif korban.
Korban berulang kali melawan dan berusaha menjauh, namun pelaku terus memaksa. Meski mendapatkan perlawanan, pelaku memaksa berhubungan badan dengan korban.
Korban sempat mengancam akan melapor kepada istri Bupati Konsel dan berteriak meminta pertolongan. Akan tetapi, pelaku tak peduli, bahkan mengancam akan dinikahkan jika aksi itu diketahui orang lain.
Dalam kondisi panik, korban terus melawan dengan menendang, memukul, dan mencakar pelaku. Saat korban mencoba mengambil telepon genggam untuk menghubungi keluarganya, pelaku membuang ponsel tersebut.
“Korban kemudian mendobrak pintu kamar sambil meminta pertolongan hingga membuat pelaku panik dan melarikan diri keluar kamar,” ujarnya
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka lebam pada bagian paha dan tangan hingga merasa ketakutan dan trauma. Usai kejadian itu, korban memberanikan diri melapor ke polisi. (cds)
Reporter: Sunarto
Editor: Wulan
This website uses cookies.