Metro Kendari

NTP Sultra Turun ke 98,15 di April 2026, Daya Beli Petani Kian Tertekan

Dengarkan

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Kabar kurang menggembirakan datang dari sektor pertanian di Sulawesi Tenggara. Nilai Tukar Petani (NTP) pada April 2026 tercatat sebesar 98,15 atau turun 0,41 persen dibanding bulan sebelumnya.

Data ini dirilis oleh Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Tenggara pada 4 Mei 2026, yang menunjukkan daya beli petani di Bumi Anoa masih berada di bawah angka ideal.

Kepala BPS Sultra, Hadi Susanto, menjelaskan bahwa penurunan NTP ini menandakan kondisi petani yang belum sepenuhnya pulih, terutama akibat kenaikan harga kebutuhan konsumsi rumah tangga dan biaya produksi.

“Turunnya NTP sebesar 0,41 persen ini mengindikasikan bahwa kenaikan harga yang diterima petani belum mampu mengimbangi pengeluaran mereka,” ujar Hadi.

Secara sederhana, NTP merupakan perbandingan antara harga yang diterima petani dari hasil pertanian dengan harga yang harus mereka bayar, baik untuk kebutuhan produksi maupun konsumsi sehari-hari. Jika NTP berada di bawah 100, berarti pengeluaran petani lebih besar dibanding pendapatannya.

Kondisi ini menjadi sinyal bahwa tekanan ekonomi di tingkat petani masih terasa. Meski tidak turun drastis, tren ini tetap perlu diwaspadai, terutama menjelang musim tanam dan fluktuasi harga pangan.

BPS Sultra berharap adanya perhatian dari berbagai pihak untuk menjaga stabilitas harga, baik dari sisi hasil pertanian maupun kebutuhan pokok, agar kesejahteraan petani bisa kembali meningkat. (*)

Facebook Komentar
DetikSultra

This website uses cookies.