Ketua Tim Kerja, Halakiemas, Mustakim. Foto: Istimewa.
KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Tidak semua masyarakat mengetahui jika setiap 11 Juli diperingati sebagai Hari Kependudukan Dunia atau World Population Day. Itulah sebabnya berbagai terobosan dilakukan oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, salah satunya mengkhutbahkan materi tentang kependudukan dari dalam masjid. Biasanya, untuk memperingati hari kependudukan selalu diadakan acara atau kegiatan sejenis seminar, workshop atau bahkan pelatihan demografi.
Namun mengingat adanya efisiensi anggaran, salah seorang Penata Kependudukan dan KB dari kantor Perwakilan BKKBN Sultra yang juga merangkap Ketua Tim Kerja Halakiemas, Mustakim, memanfaatkan waktu jadwal khutbahnya pada Jumat (11/7/2025) di Masjid Baitul Ma’wa Jl. Lahaeda Kota Kendari dengan mengambil tema khutbah Hari Kependudukan Sedunia.
Mustakim yang juga dikenal masyarakat Kota Kendari, bahkan Sultra, sebagai penceramah dan ustadz itu telah cukup lama malang melintang berkhutbah dan berceramah di berbagai masjid di Kota Kendari hingga kabupaten/kota lain di Bumi Anoa
Meskipun ia ASN di Kemendukbangga/BKKBN yang bukan merupakan institusi “agama”, namun jadwal khutbah dan ceramah utamanya di Bulan Ramadhan setiap tahunnya selalu full sejak tahun 2009 silam.
Hampir semua isi khutbah dan ceramahnya berisi pesan moralitas bagi penduduk dan keluarga, terlebih lagi pada momen-momen khusus seperti hari keluarga dan hari kependudukan saat ini.
Dalam khutbahnya di hari kependudukan saat ini, Mustakim mengingatkan jamaah tentang jumlah penduduk dunia yang saat ini sudah membludak hingga mencapai lebih dari 8 miliar manusia.
Padahal beberapa pakar demografi dunia sudah mengingatkan kapasitas bumi ini hanya mampu menampung manusia tidak lebih dari 5 miliar.
Meskipun di Indonesia telah melaksanakan program KB, tapi program tersebut di Indonesia diharapkan tidak kebablasan.
Itulah sebabnya pemerintah saat ini tetap mempertahankan Total Fertility Rate (TFR) atau rata-rata angka kelahiran total tetap berada di angka 2,1 agar penduduk bisa tumbuh seimbang, dan bangsa Indonesia tidak berangsur menyusut atau punah seperti yang sudah mulai terjadi di beberapa negara lain.
Pesan inti lain dari isi khutbah Mustakim adalah tentang kedamaian dan kelestarian alam, agar umat manusia tidak cenderung membuat kerusakan di muka bumi yang mengakibatkan penderitaan dan kesengsaraan pada manusia sendiri.
Terdengarnya pesan word population day dari corong masjid ini diakui oleh banyak jamaah sebagai khutbah yang langka namun berbobot dan aktual.
“Ini juga sekaligus sebagai pencerahan agar jamaah tidak hanya mendengarkan khutbah yang itu-itu saja”, kata salah seorang pengurus masjid yang enggan disebutkan namanya.
Agar pesan Hari Kependudukan ini tidak hanya sampai dan berhenti di Masjid Baitul Ma’wa tempat Mustakim berkhutbah, Mustakim pun mengupload khutbahnya melalui chanel youtube Karya Mustakim. (kjs)
This website uses cookies.