Metro Kendari

Bulog Perkuat Ketahanan Pangan Nasional Lewat Kerja Sama Penyediaan Infrastruktur Pascapanen

Dengarkan

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan serta mendukung program swasembada beras dan jagung, Perum Bulog menjalin kerja sama strategis dengan pemerintah daerah untuk pengembangan serta pengelolaan infrastruktur pascapanen di berbagai wilayah sentra produksi.

Kolaborasi tersebut dilakukan bulog bersama dengan Pemerintah Kabupaten Buton Tengah, Muna Barat dan Kolaka Timur.

Pertemuan ini ditujukan untuk kerjasama penyediaan infrastruktur pasca panen yang akan dikelola Bulog dalam rangka memperkuat ketahanan pangan.

Infrastruktur tersebut akan dikelola langsung oleh Bulog dengan pendekatan bisnis yang terintegrasi, mulai dari penyerapan hasil panen, pengolahan, hingga distribusi. Dengan model ini, Bulog dapat memastikan rantai pasok berjalan lancar dan harga tetap stabil, khususnya di musim panen raya.

Direktur SDM dan Umum Perum Bulog, Sudarsono Hardjosoekarto mengatakan dalam mendukung swasembada beras dan jagung melalui penyediaan infrastruktur pasca panen.

” Bulog menggandeng pemerintah kabupaten/kota. Pemerintah daerah yang akan menyediakan lahannya, dan BULOG yang akan membangunnya,” katanya.

Lebih lanjut, kerjasama ini merupakan sinergi bersama dalam rangka ketersediaan pangan dan stabilitas harga di tingkat produsen dan konsumen bisa terjaga.

Sinergi ini juga tentu akan mendorong stabilitas pasokan, menjaga mutu produk, dan meningkatkan daya saing petani di tingkat lokal maupun nasional.

“Tentu semua ini akan berdampak pada kesejahteraan para petani, dan masyarakat juga bisa mendapatkan harga yang terjangkau,” terangnya.

Sudarsono mengatakan pihak Bulog masih mendata sekitar 100 titik lokasi yang ada di Sultra dan yang tersedia saat ini adalah titik yang dimiliki Bulog sebanyak 48 titik.

Selain itu, ada tambahan hibah dari Pemda sebanyak 26 titik, ditambah saat ini tiga daerah sehingga total hibah 29 titik. Sisanya kita akan lihat lagi daerah yang memang sentra produksi beras, dan melihat daerah 3T.

“Khusus tiga daerah yang saat ini kita kerjasamakan, untuk pembangunan infrastrukturnya nanti melihat beberapa kajian,” ungkapnya.

Direktur SDM dan Umum itu berharap Indonesia tidak hanya mampu mencapai swasembada beras dan jagung, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan nasional secara menyeluruh. (cds)

 

Reporter: Muh Ridwan Kadir
Editor: Wulan

Facebook Komentar
Redaksi

This website uses cookies.