Hukum

Evakuasi Jenazah Penumpang Helikopter MI17 di Papua, 5 Jasad Personil TNI-AD 725/Woroagi Siap dipulangkan

PLAY

KENDARI,DETIKSULTRA.COM – Dari 12 Personil yang tewas dalam peristiwa hilangnya helikopter jenis MI17 penerbangan No.Rek HA 5138 di kawasan pegunungan Mandala distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang Provinsi Papua, 10 Februari 2020 lalu, 5 orang diantaranya adalah personil dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas), RI – Papua Nugini, Batalyon Infantri (Yonif) 725/Woroagi.

Mayor Infanteri Muhammad Amin, selaku Komandan Batalyon Yonif 725/ Woroagi, membenarkan hal itu.

Ia mengungkapkan, dari lima prajurit Satgas Pamtas Yonif 725/Woroagi, baru empat prajurit yang berhasil terindetifikasi identitasnya.

Mereka adalah Pratu Yanuarius Loe,  Pratu Resno,  Prada Sujono Kaimudin, dan Prada Tegar Hadi Sentana, sementara Serda Ikrar Setya Nainggolan yang saat ini belum terindetifikasi mayatnya.

Sementara itu,  Komandan Korem 143/Halu Oleo, Kolonel Yustinus Nono Yulianto,  mengatakan, prajurit TNI-AD yang menjadi korban jatuhnya Heli tersebut,  rencananya akan dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing,  pada Minggu (16/2/2020).

“Rencana pemulangan para jenazah, Minggu 16 Februari dengan menggunakan pesawat milik TNI-AU langsung dari Lanud Halim Perdana  Kusuma Jakarta,” ungkapnya

BACA JUGA :

Sebelumnya, helikopter jenis MI17 penerbangan No Reg. HA 5138 yang mengangkut 12 personil dinyatakan hilang di kawasan Pegunungan Mandala, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua.

Hari Sabtu,15 /2/ 2020, sekitar pukul 10.35 Wita, ke 12 jenazah korban kecelakaan tersebut telah dievakuasi ke pangkalan Base Ops Lanud Silas Papare dengan menggunakan pesawat jenis Cassa CN A-2302 milik TNI AU dari Obsili, Kabupaten Pegunungan Bintang

Evakuasi berlangsung lama mengingat jalur menuju ke lokasi, begitu sulit medannya sehingga membutuhkan waktu.

Reporter: Marwah
Editor: Qs

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button