Ekobis

BI Sultra Optimis Ekonomi Tetap Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Global

Dengarkan

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) Provinsi Sulawesi Tenggara 2025 menjadi ajang penting bagi pemangku kepentingan untuk mengetahui arah perekonomian tahun depan. Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sultra, Thathit Suryono, memaparkan bahwa tahun 2025 masih diwarnai ketidakpastian global. Namun Indonesia dan Sultra tetap menunjukkan performa yang solid.

Dalam sambutannya, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara, Thathit Suryono menjelaskan, dalam kondisi global yang kurang bersahabat, Indonesia justru mencatat ketahanan ekonomi yang kuat. Konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah, dan meningkatnya ekspor, termasuk ekspor jasa menjadi penopang utama. Inflasi nasional pun tetap terjaga berkat terkendalinya inflasi inti dan imported inflation.

Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional pada 2025 berada di antara 4,7–5,5 persen, dan diperkirakan meningkat di tahun berikutnya seiring penguatan sinergi fiskal moneter serta berjalannya proyek strategis pemerintah.

Di level regional, wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) mencatat pertumbuhan 4,96 persen (yoy) pada Triwulan III 2025. Sementara Sulawesi Tenggara menunjukkan performa lebih tinggi mencapai 5,65 persen (yoy), melampaui pertumbuhan ekonomi nasional. Kinerja positif ini ditopang oleh industri pengolahan berbasis ekspor dan tingginya konsumsi masyarakat.

“Inflasi di Sultra juga kembali berada dalam rentang sasaran pada Oktober 2025 berkat upaya TPID dan pelaksanaan strategi 4K,” kata Thathit, Jumat (28/11/2025) malam.

Pertumbuhan transaksi digital turut menunjukkan geliat ekonomi, di mana penggunaan QRIS menembus 23,29 juta transaksi dengan jumlah merchant yang terus bertambah.

Memasuki 2026, ekonomi Sultra diperkirakan tumbuh lebih kuat. Sejumlah sektor strategis diproyeksi menjadi pendorong utama, seperti perluasan lahan pertanian, peningkatan kapasitas industri pengolahan logam dasar untuk kebutuhan rantai pasok baterai kendaraan listrik, hingga pembangunan dan penguatan kawasan industri strategis

Meski potensi pertumbuhan lebih tinggi juga beriringan dengan ancaman inflasi, Thathit menegaskan, bahwa koordinasi antarinstansi merupakan kunci menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Ketegangan geopolitik yang terus berlangsung, khususnya konflik di Timur Tengah, masih menekan rantai pasok global. Situasi ini diperparah oleh kebijakan tarif dagang Amerika Serikat yang membuat pelaku ekonomi semakin berhati-hati.

“Kebijakan tarif tersebut menekan konsumsi rumah tangga, menaikkan pengangguran, dan memperlambat ekspor negara-negara besar seperti Tiongkok dan Jepang,” ujarnya,

Meski begitu, Eropa menunjukkan kinerja yang melampaui ekspektasi berkat pemulihan konsumsi dan investasi. Berbagai lembaga internasional, termasuk IMF, World Bank, dan BI, masih memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global di kisaran 2,3–3,2 persen.

PTBI 2025 juga dirangkaikan dengan penganugerahan BI Sultra Award kepada 18 mitra strategis yang berperan aktif mendukung kebangkitan ekonomi daerah.

Bank Indonesia memastikan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam rangka membangun ekonomi Sultra yang tangguh, inklusif, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Asisten II Bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Sultra Yuni Nurmalawati, mengapresiasi terhadap kontribusi BI dalam menjaga inflasi dan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

“Dengan peran aktif di TPID, penguatan pemantauan harga, GPM, dan pengembangan klaster pangan, inflasi daerah bisa dikendalikan lebih antisipatif,” ujarnya.

Ia juga menyoroti peran BI dalam mendorong UMKM, memperkuat ekosistem halal, hingga meningkatkan inklusi keuangan. Digitalisasi layanan publik turut melesat, menjadikan seluruh pemda di Sultra sebagai pemda kategori digital melalui percepatan ETPD dan perluasan QRIS. (cds)

Reporter: Septiana Syam
Editor: Wulan

Facebook Komentar
Redaksi

This website uses cookies.