Wakatobi

KNPI Wakatobi Masih Diketuai Aksar, Aliadin: Kuatkan Persatuan Pemuda

PLAY

WAKATOBI, DETIKSULTRA.COM – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Wakatobi meminta seluruh unsur pemuda terus bersatu membangun daerah.

KNPI yang diketuai oleh Achmad Aksar yang kini duduk di senayan sebagai Anggota DPRD Provinsi Dapil 4 itu juga kini tengah menyiapkan momentum persatuan pemuda.

Melalui Sekretaris DPD Wakatobi, La Ode Aliadin juga menegaskan, terhadap isu bahwa kepengurusan KNPI telah tidak ada dan tergantikan dengan kepengurusan baru hanyalah pernyataan sepihak, dan mungkin disampaikan oleh orang yang bukan termasuk pengurus KNPI.

“Jadi, selaku pengurus harian dari KNPI Wakatobi saya tegaskan, bahwa Aksar hingga detik ini belum pernah diganti dari jabatannya sebagai ketua KNPI Wakatobi, baik melalui musda dan ataupun karateker,” tegasnya, Jumat (30/7/2021).

Sehingga, adanya pengakuan bahwa ada pengurus dengan ketua lain di Wakatobi adalah sesuatu yang tidak konstitusional di mata kepengurusan KNPI yang diketuai Aksar.

Kendati demikian, jikapun ada pihak lain yang mengatasnamakan pengurus KNPI di wakatobi hingga hari ini kepengurusan aksar tidak mempersoalkan selama strukturalnya ke pusat jelas.

“Biarlah menjadi urusan internal KNPI di pusat. Namun tolong jangan pernah menyerang kubu lain dengan mengklaim sebagai pengganti kepengurusan lain. Ini harus kita lakukan agar kondusifitas pemuda di wakatobi dapat terjaga, karena DPP pasti akan melakukan langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah ini,” katanya.

Jelasnya, kepengurusan aksar saat ini dalam proses melakukan langkah-langkah konsolidasi internal dan persiapan momentum.

“Sebagai generasi pembaharu dimasa depan, mari terus kita kuatkan persatuan Pemuda agar kita bisa berkontribusi lebih baik terhadap kesejahteraan masyakat, khususnya pemuda,” jelasnya singkat.

Seperti diketahui, DPP KNPI terpecah menjadi 5 kubu yakni, kepemimpinan Haris Pertama, Dian Asafri, Nurfajriansyah, Mustahudin dan Abdul Aziz.

 

Reporter: Abdul Ganiru
Editor: Via

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button