Muna

DPRD Muna Minta Diskominfo Segera Aktifkan Empat BTS yang Dibangun dengan Dana PEN

Dengarkan

MUNA, DETIKSULTRA.COM – Empat Base Transceiver Station (BTS) yang belum berfungsi menjadi salah satu catatan penting dalam rapat Paripurna DPRD bersama Pemda Muna pada penetapan APBDP tahun 2023 pada Senin (25/9/23).

Empat BTS tersebut dibangun oleh Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Kabupaten Muna pada tahun 2022 lalu menggunakan dana Pemuliham Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp2,4 miliar. Dalam kesempatan itu, DPRD Muna mendesak Pemda untuk segera mengaktifkan empat BTS tersebut, agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Gabungan komisi menekankan pada Dinas Kominfo dan Persandian mengaktifkan empat BTS yang dibangun pada tahun 2022,” ucap Sekretaris Rapat Gabungan Komisi, Moh. Ikhsanuddin, Senin (25/9/23).

Menanggapi hal itu, Bupati Muna, LM Rusman Emba bakal menindaklanjuti poin catatan tersebut.

“Persoalan BTS ini ibaratnya sudah semangat kritis, seperti di Muna Timur menjadi bahan perdebatan karena bangunannya ada, tidak ada mesinnya,” ungkapnya.

Untuk itu, Rusman Emba memerintahkan Kadis Kominfo untuk segera mengambil langkah-langkah percepatan dalam membangun kesepakatan pada pemilik provider.

“Memang kemarin itu ada kesepakatan bahwa pembayaran pajaknya ditunda dulu. Tapi saya kira itu teknis yang penting semangatnya adalah kepentingan masyarakat diutamakan dibanding hal-hal yang sifatnya non teknis. Saya kira itu penting diambil langkah-langkah,” jelasnya

Sementara itu, Kadis Kominfo Muna, Haidar, mengaku belum lama ini sudah melakukan komunikasi dengan salah satu provider yang berada di Makassar.

“Kita sudah komunikasi dengan Telkomsel dari Makassar. Kita akan menyiapkan dulu distribusi litrik. Nanti kalau sudah ada  kami akan informasikan,” ujarnya.

Untuk diketahui, empat BTS dibangun di wilayah yang belum memiliki akses internet yakni masing-masing satu unit di Kecamatan Lasalepa tepatnya di Desa Bangun Sari. Kemudian satu unit di Desa Lakarama Kecamatan Towea, di Desa Moolo Kecamatan Batukara, dan satu lagi di Desa Leumetingki, Kecamatan Pasir Putih. (bds)

Reporter: Rasyid Suyoto
Editor: Wulan

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button