Muna Barat

Penyerahan SK 100 Persen CPNS Muna Barat Ditunda, Ini Penyebabnya

PLAY

MUNA BARAT, DETIKSULTRA.COM – Bupati Muna Barat Achmad Lamani menunda penyerahan Surat Keputusan (SK) 100 persen dan sumpah/janji Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkup Pemerintah Kabupaten Muna Barat (mubar).

Hal ini di sebabkan oleh beberapa faktor sehingga di tundanya agenda penyerahan dan pengambilan sumpah dari 210 peserta CPNS lingkup Pemkab mubar ini.

Achmad Lamani menyampaikan, terkait ditundanya pelantikan 210 CPNS itu karena tidak semua CPNS hadir saat agenda pelantikan dan pengambilan sumpah. Jika ada yang tidak hadir maka tetap akan disumpah/dilantik tersendiri dan itu menunjukkan tidak paripurna dalam pelantikan untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

“Hari ini pelantikannya saya tunda karena CPNS hari ini tidak semua hadir. Sebab ini menunjukkan tidak paripurnanya pelantikan,” katanya saat apel gabungan, Senin(21/03/2022).

Atas tertundanya agenda pelantikan dan penyerahan SK tersebut, Ahmad Lamani hanya berpesan kepada seluruh CPNS agar setelah pelantikan nanti menjadi pegawai yang profesional, memberikan pelayanan yang cepat dan tepat, menjadi pegawai yang terpercaya dan, menghindari yang berbau korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

“Saya minta kepada Pak Sekda agar senantiasa memperhatikan hal-hal seperti ini, karena ikutan kita sebagai ASN sebagai abdi negara dan masyarakat adalah disiplin, karena kita tidak mungkin menjadi pegawai yang profesional dan antikorupsi kalau kita tidak disiplin,” ujarnya.

Achmad Lamani meminta kepada seluruh CPNS yang akan menerima SK 100 persen agar untuk tetap bersabar dalam satu dua hari ke depan atau Minggu depan nanti.

Sementara salah satu CPNS lulusan tahun 2019 yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku kecewa dengan tertundanya agenda pelantikan dan penyerahan SK ini. Pasalnya, ia telah menunggu momentum ini dari 17 Maret 2022, namun kembali gagal.

“Saya mengaku kecewa hari ini, kami menunggu dari Minggu kemarin, padahal kami sudah adakan persiapan dan gladi sebelumnya, dan tadi lagi kami menunggu sampai 2 jam, padahal ujung-ujungnya ditunda lagi,” kesalnya ditemui usai apel gabungan. (bds*)

Reporter: La Ode Darlan
Editor: J. Saki

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button