Baubau

Disperindag Baubau Selidiki Laporan Harga Minyak Tanah diatas HET

PLAY

BAUBAU, DETIKSULTRA.COM – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Baubau melakukan Sidak pada sejumlah pangkalan minyak tanah di Kota Baubau.

Diketahui, Sidak tersebut sebagai respon pada laporan warga yang mengeluhkan harga minyak tanah yang dijual melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang telah diatur dalam SK Gubernur Nomor 6/2013 seharga Rp3.500 per liternya.

Kepala Disperindag Kota Baubau La Ode Ali Hasan melalui Kepala bidang perlindungan Konsumen dan Kemetrologian Disperindag Baubau, Nasir menjelaskan pihaknya mendapat laporan warga terkait harga minyak tanah di pangkalan berkisar Rp4.500 hingga Rp5.000. Bahkan, ada juga yang melaporkan seharga Rp8.000.

“Kendati begitu, ketika kita lakukan pengecekan di Pangkalan. Sementara ini, kami belum menemukan harga minyak tanah sesuai laporan tersebut. Namun, kita masih melanjutkan penyelidikan kebenaran laporan tersebut,” beber Nasir pada Detiksultra.com di Kantornya, Selasa (8/3/2022).

Dalam Sidak, lanjut Ia, pihaknya menemukan beberapa Pangkalan yang menjual minyak tanah hingga Rp4.000. Alasan mereka, karena harganya berbeda untuk mengcover harga sewa tempat yang digunakan untuk pangkalan.

“Kami langsung menyampaikan mereka untuk mengikuti SK Gubernur dengan tarif Rp3.500. Mau tidak mau, mereka harus menurunkan. Kalau ingin protes, mereka harus mengusulkan kenaikan harga ke pemerintah. Jangan naikkan secara sepihak,” tegas Nasir.

Terkait kelangkaan minyak tanah, Ia menambahkan, jumlah penduduk di tiap wilayah Kota Baubau tiap tahun makin bertambah. Dengan begitu, permintaan minyak tanah pula semakin bertambah tiap waktunya.

“Stok minyak tanah kita masih ada. Hanya saja, jumlah penduduk kita di tiap Kelurahan Kota Baubau kita semakin banyak. Sehingga, satu pangkalan tidak bisa memenuhi permintaan semua warganya,” tutupnya.

 

Reporter: M6
Editor: Via

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button