Advertorial

DPRD Kendari Bahas Ganti Rugi Lahan Warga Pecinan Kota Lama

Dengarkan

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – DPRD Kendari melaksakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait ganti rugi lahan Warga di kawasan Pecinan, kota lama, Kelurahan Kandai, Kecamatan Kendari, Senin (29/5/2023). Ketua Komisi I DPRD Kendari, La Ode Lawama mengatakan, warga Pecinan kota lama meminta agar dikomunikasikan dengan pemerintah terkait ganti rugi yang diberikan. Warga menilai terjadi perbedaan yang jauh dengan yang lainnya.

“Mereka bukan tidak mau adanya ganti rugi. Mereka sangat mau hanya maksud mereka jangan dibedakan dengan yang lain karena warga lain saat mendapat ganti rugi di tahun 2020 jumlah sangat besar,” jelas dia.

Dia sendiri tidak menyalahkan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari karena hal tersebut merupakan penyerahan dari Pemerintah Provinsi Sultra. Lawama menilai, kondisi tersebut terjadi kemungkinan karena kekeliruanĀ  Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Kota Kendari karena tidak mengetahui bahwa lahan itu sudah pernah ditaksir di 2020 oleh Pemerintah ProvinsiĀ  Sulawesi Tenggara yakni KKJP dari Dinas Perumahan.

DPRD Kendari Bahas Ganti Rugi Lahan Warga Pecinan Kota Lama
Kepala Dinas Perumahan Kota Kendari hadiri RDP, Senin (29/5/2023). Foto:Septiana Syam/detiksultra.com

“KJPP yang menilai sekarang juga tidak mau tahu kronologis atau sejarah lahan ini. Setelah RDP ini, akan kita komunikasikan dengan pemerintah apakah satu objek bisa ditaksir dua kali,” ungkapnya.

Sementara, Kuasa Hukum Warga, Aman Arif SH menuturkan, warga meminta ganti rugi sesuai perhitungan Pemprov Sultra. Karena awalnya ini merupakan kewenangan Provinsi Sultra tapi kemudian dilimpahkan ke Pemkot Kendari yang tidak mau tahu berapa pembayaran Pemprov Sultra.

“Seharusnya Pemkot berpatokan dari perhitungan provinsi yang lalu yang jumlahnya cukup besar yakni 680 juta per orang, dalam hal ini pembayaran tanah dan bangunan. Apalagi itu sumber penghasilan warga di situ, mereka tinggal di sana sudah puluhan tahun,” jelasnya.

DPRD Kendari Bahas Ganti Rugi Lahan Warga Pecinan Kota Lama
Warga Pecinan Kota Lama bersama kuasa hukum di RDP DPRD Kendari, Senin (29/5/2023). Foto:Septiana Syam/detiksultra.com

Sementara dari KJPP Kota Kendari, nilainya kecil dan sangat jauh dari Pemprov Sultra. Pihaknya berharap ada ganti rugi yang wajar.

Hasil RDP ini memutuskan untuk kembali menggelar RDP dengan mengundang beberapa pihak terkait, agar mendapatkan masukan. (Adv)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button