Advertorial

Ardin Dukung Masuknya Investor Tambang Baru di Konawe

Dengarkan

KONAWE, DETIKSULTRA.COM – Kabupaten Konawe terus menjadi incaran para pemilik modal, utamanya dari sektor pertambangan yang terus berdatangan, sebut saja mega industri PT VDNI dan OSS di Kecamatan Morosi yang sudah beroperasi selama beberapa tahun.

Memasuki tahun 2023, investasi semakin melonjak, antara lain rencana pembangunan pabrik baterai di Kecamatan Routa, tambang di Routa, hingga yang terbaru bakal adanya pembangunan smelter di Kecamatan Amonggedo.

Ramainya investor masuk di Kabupaten Konawe, mendapat dukungan besar oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe.

Ketua DPRD, Dr. Ardin, kepada awak media beberapa hari lalu mengatakan, pihaknya juga selalu mendukung berbagai langkah yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe dalam rangka memajukan daerah, salah satunya di bidang investasi industri.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe, Dr Ardin
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe, Dr Ardin

Diterangkan Ardin, Pemkab Konawe menjadi juara di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam bidang realisasi investasi. Fakta ini berdasarkan data dari Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia.

Terakhir pada tahun 2021, realisasi di Sultra sebesar Rp27,934 triliun. Dari total angka ini, investasi di Konawe tercatat sebanyak Rp20,06 triliun.

Melalui prestasi gemilang di bidang investasi, Konawe mendapat penghargaan kategori penerimaan investasi terbesar, urutan ketujuh secara nasional senilai Rp20,06 triliun.

Lanjut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu, salah satu sumber pendapatan daerah Kabupaten Konawe, bersumber dari mega Industri Morosi, yakni PT OSS menghasilkan investasi senilai Rp15,773 triliun, sedangkan PT VDNI Rp4,009 triliun.

“Kami bakal terus mendorong Pemda Konawe untuk terus berbuat demi memajukan daerah. DPRD Konawe bakal mendukung program pembangunan yang sejatinya membawa perubahan daerah,” ujarnya.

Ardin "Warning" Industri Morosi Tidak Diskriminasi Pekerja Asal Konawe
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe, Dr Ardin

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Konawe, Rusdianto, SE., MM, saat menerima massa aksi dari Amonggedo, beberapa hari lalu mengatakan bahwa hilirisasi industri dan investasi tentunya harus didukung.

Selain memberikan kontribusi lapangan kerja, hadirnya investasi juga turut menggerakkan ekonomi daerah, sehingga muaranya pada kesejahteraan masyarakat.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu mengatakan bahwa selama ini pihaknya selalu merespon dan menindak setiap aspirasi ataupun keluhan masyarakat.

Ardin Dukung Masuknya Investor Tambang Baru di Konawe

“Jadi jangan katakan bahwa kami hanya berkutat di wilayah narasi dan retorika. Saat ini juga kalau kalian minta kita turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan lokasi pembangunan smelter di Amonggedo saya siap,” tegas Rusdianto.

Rusdianto mengingatkan jika ada persoalan terkait investasi, maka diselesaikan secara menyeluruh, tidak sepihak, perlu keterlibatan pemerintah desa, kecamatan, daerah dan warga setempat. (Adv)

“Ini sangat penting, sehingga kedepannya tidak ada lagi gesekan ataupun persoalan yang timbul hanya karena komunikasi yang tidak sampai,” ungkapnya. (Adv)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button