Kampus

767 Lulusan UHO Diwisuda, Eki Rahmawati Raih Predikat Lulusan Terbaik Universitas

Dengarkan

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Universitas Halu Oleo (UHO) kembali melahirkan ratusan lulusan berkualitas. Sebanyak 767 wisudawan dan wisudawati dari 14 fakultas dan Pascasarjana resmi dikukuhkan dalam prosesi wisuda yang digelar Selasa (3/2/2026).

Ratusan lulusan tersebut berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Diploma, Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3). Pascasarjana mencatatkan 37 lulusan Program Doktor dengan rata-rata IPK 3,89 dan masa studi 2 tahun 8 bulan, serta 25 lulusan Program Magister dengan IPK rata-rata 3,82. Fakultas dengan jumlah wisudawan terbanyak berasal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebanyak 195 orang, disusul Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) sebanyak 181 orang, dan FMIPA sebanyak 87 orang.

Pada wisuda kali ini, Eki Rahmawati dinobatkan sebagai Lulusan Terbaik Tingkat Universitas. Mahasiswi Program Studi Ilmu Administrasi Negara S1, FISIP UHO itu meraih IPK 3,96 dengan masa studi 3 tahun 5 bulan.

Sementara itu, sejumlah lulusan terbaik juga ditetapkan di tingkat fakultas dan Pascasarjana. Di antaranya Abdul Latif (S3 Ilmu Manajemen) dan Rosmini Syamsuddin (S2 Pendidikan IPS) yang sama-sama meraih IPK sempurna 4,00.

Pelaksana Tugas (PlT) Rektor UHO, Dr. Herman, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa mulai tahun 2026, UHO menerapkan kebijakan baru pelaksanaan wisuda. Wisuda kini akan dilaksanakan setiap kali jumlah pendaftar mencapai kuota 750 orang.

“Berbeda dengan sistem sebelumnya yang menunggu periode tertentu, sekarang wisuda bersifat fleksibel dan bisa dilaksanakan lebih dari satu kali dalam sebulan, tergantung terpenuhinya kuota,” jelasnya.

Menurutnya, kebijakan ini memberikan kepastian waktu bagi mahasiswa karena program studi dapat langsung mendaftarkan lulusan melalui sistem daring setelah yudisium. Pendaftaran akan otomatis ditutup saat kuota terpenuhi dan kembali dibuka setelah wisuda selesai.

Dr. Herman berharap, gelar akademik yang diraih tidak hanya menjadi simbol keberhasilan akademik, tetapi juga menjadi bekal pengabdian di tengah masyarakat.

“Gunakan ilmu yang diperoleh untuk berkompetisi di dunia kerja yang terus berubah. Jadilah lulusan yang kreatif, inovatif, adaptif, serta mampu memberi kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” pesannya.

Ia juga menekankan bahwa belajar bukan sekadar proses akademik, melainkan aktivitas mental dan ketulusan hati untuk memberi manfaat bagi sesama.

“Kami berharap para lulusan sukses meraih kebahagiaan dunia dan akhirat. Siapkan dan pantaskan diri sebelum kesempatan datang,” tutupnya. (cds)

Reporter: Septiana Syam

Editor: Wulan

Facebook Komentar

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button