Gagal Raih Prestasi, Forki Sultra Tuai Kritik Pedas dari Pelatih Karate

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Gagal di PON Bela Diri dan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas), Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Karate Do Indonesia (Forki) Sultra, menuai kritik pedas dari pelatih karate di Bumi Anoa.
Rasyid, salah satu pelatih karate Sultra mengatakan, Pengprov Forki Sultra hendaknya melakukan evaluasi besar terhadap pencapaian para karateka Sultra di dua event nasional tersebut.
Mantan pelatih karate PPLP Sultra ini menyebut, kegagalan ini bukan akibat ketidaksiapan atlet atau pelatih, serta program latihan. Tetapi dari manajemen pengelolaan Forki Sultra yang tidak transparan.
“Tidak transparan kami nilai sebab dari perekrutan atlet sampai pemberangkatan semua ditutup-tutupi. Dimana kita pahami bahwa setiap organisasi harus ada kerja sama yang baik antara sesama pengurus Forki,” katanya dalam rilis yang diterima awak media ini, Sabtu (8/11/2025).
Rasyid menuturkan, kepengurusan saat ini berbeda dengan kepengurusan sebelumnya, yang mana semua keputusan diambil sendiri tanpa ada rapat atau musyawarah. Bahkan lanjutnya, Forki Sultra saat ini seolah-olah milik pribadi.
“Jadi faktor keberhasilan itu bukan diukur atau dilihat dari kehebatan atlet, pelatih atau ketua Pengprov. Tetapi keberhasilan itu diraih karena adanya kerja sama yang baik antar pengurus,” imbuhnya.
Rasyid menuturkan, Ketua Pengprov Forki Sultra pernah berjanji akan memperbaiki Forki Sultra agar tidak mengulang kegagalan seperti yang lalu-lalu. Tetapi kenyataannya di luar ekspektasi.
“Saat ini Forki Sultra bekerja hanya beberapa orang saja. Bahkan ada orang yang tidak masuk pengurus turut dilibatkan dalam dua kegiatan nasional baru-baru ini. Ini menandakan Forki Sultra sudah tidak sehat,” tukasnya. (cds)
Reporter: Sunarto
Editor: Wulan




