Pendidikan

Pungli Berkedok Sumbangan di SMPN 9 Kendari, Orang Tua Murid Kecewa

Dengarkan

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Dugaan pungutan liar (pungli) berkedok sumbangan yang dibebankan ke siswa SMPN 9 Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali mencuat ke publik.

Pungli yang diduga dilakukan oknum guru SMPN 9 Kendari inisial S diungkapkan oleh salah satu orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya.

Menurut dia, sumbangan dengan dalih untuk kebutuhan persiapan jelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia (RI), setiap siswa dibebankan Rp100 ribu.

Padahal sebelumnya, disampaikan bahwa sumbangan tersebut tergantung keikhlasan orang tua. Namun anehnya, justru oknum guru itu mematok berdasarkan ketentuan yang oknum guru itu tetapkan.

‎”Kita disuruh menyumbang seikhlasnya tapi, setelah kita kasih seikhlasnya, malah dibilang kurang,” ungkap dia, Senin (11/8/2025).

‎Menurutnya, permintaan sumbangan tersebut harusnya berdasarkan kemampuan orang tua murid bukannya dengan mematok nominal.

‎”Padahal ada dana BOS bisa digunakan untuk keperluan sekolah tapi kita diminta menyumbang, tapi sudah dipatok nominal,” kata dia.

‎Orang tua murid pun kian geram. Pasalnya, setiap anak yang memberikan sumbangan bakal didokumentasikan sembari memegang uang sumbangan.

‎”Tidak semua anak-anak di SMP orang mampu, apalagi harus difoto, bisa terganggu mentalnya itu,” kesal dia.

‎Sementara itu, Kepala SMPN 9 Kendari, Mansur Makoni menyampaikan bahwa pihaknya akan memberikan teguran terhadap oknum guru yang terindikasi terlibat dalam pungli berkedok sumbangan HUT RI.

‎”Akan kami cari tahu siapa oknum guru itu dan kita akan tegur sehingga tidak terjadi lagi,” singkat dia saat dikonfirmasi awak media.

Terpisah, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Kendari Hj. Saemina mengatakan dirinya belum bisa mengomentari lebih jauh mengenai pungli yang diduga dilakukan oknum guru SMPN 9 Kendari.

“Saya belum bisa memberikan tanggapan, tapi kalau memang benar dia (oknum guru inisial S) melakukan kami akan proses,” tukasnya. (bds)

 

Reporter: Sunarto
Editor: Biyan

Facebook Komentar
Redaksi

This website uses cookies.