Metro Kendari

Tarian Kolosal Pelajar Buka Festival Konasara 2026 pada Peringatan HUT ke-19 Konawe Utara

Dengarkan

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Tarian kolosal hasil kolaborasi pelajar SMPN 1 Lasolo dan SMPN 1 Molawe sukses membuka Festival Konasara 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara. Kegiatan tersebut berlangsung semarak di Bundaran Central Business District (CBD), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Konawe Utara.

Festival Konasara tahun ini mengusung tema “Menguatkan Identitas, Menggapai Masa Depan” yang diwujudkan melalui pertunjukan seni budaya daerah sebagai bentuk pelestarian kearifan lokal. Sebanyak 150 pelajar terlibat dalam tarian kolosal tersebut, terdiri atas 75 siswa dari SMPN 1 Lasolo dan 75 siswa dari SMPN 1 Molawe.

Tarian kolosal yang ditampilkan merupakan Tari Motasu. Tarian tradisional ini menggambarkan nilai-nilai ketahanan pangan, ketersediaan sandang dan pangan, serta semangat kebersamaan masyarakat Kabupaten Konawe Utara. Pertunjukan ini merefleksikan potensi daerah yang kuat di sektor budaya serta sumber daya alam.

Penanggung jawab tarian kolosal sekaligus Kepala SMPN 1 Lasolo, La Burhan, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa keterlibatan pelajar dalam kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter berbasis budaya lokal.

“Melalui tarian kolosal ini, kami ingin menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah kepada generasi muda, sekaligus menyampaikan pesan pentingnya ketahanan pangan dan persatuan masyarakat Konawe Utara. Ini merupakan kontribusi nyata dunia pendidikan dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar La Burhan.

Sementara itu, Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, memberikan apresiasi atas penampilan para pelajar yang dinilai mampu menyampaikan pesan budaya dan pembangunan daerah melalui seni pertunjukan.

“Saya mengapresiasi seluruh pelajar, guru, dan pihak sekolah yang telah menampilkan tarian kolosal dengan sangat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa generasi muda Konawe Utara memiliki semangat, kreativitas, serta kepedulian terhadap pelestarian budaya lokal,” katanya, Senin (29/12/2025) malam.

Ia menambahkan bahwa Festival Konasara tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana edukasi serta penguatan identitas daerah. Menurutnya, seni dan budaya harus terus dilibatkan dalam setiap momentum pembangunan.

“Tema Menguatkan Identitas, Menggapai Masa Depan sejalan dengan visi pembangunan Konawe Utara. Dengan identitas budaya yang kuat, kita optimistis mampu melangkah menuju masa depan yang lebih maju dan berdaya saing,” pungkasnya.

Festival Konasara 2026 merupakan rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT ke-19 Kabupaten Konawe Utara yang diperingati pada 2 Januari 2026. Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda strategis tahunan dalam mempererat kebersamaan masyarakat serta mempromosikan kekayaan budaya daerah ke tingkat yang lebih luas. (kjs)

Reporter: Arifin
Editor: Wulan

Facebook Komentar
Redaksi

This website uses cookies.