Metro Kendari

Sultra Cetak Prestasi Nasional, KB Pascapersalinan Jadi Kunci Tekan Stunting

Dengarkan

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar pertemuan penguatan kebijakan dan strategi Keluarga Berencana (KB) pascapersalinan tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara di Hotel Zahra Syariah Kendari, Kamis (11/06/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung Kepala Perwakilan BKKBN Sultra, Drs. Asmar, M.Si, sebagai bagian dari penguatan Program Bangga Kencana sekaligus mendukung arah pembangunan sumber daya manusia dalam Astacita Presiden RI, Prabowo Subianto.

Pelaksanaan kegiatan juga mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 serta Peraturan Kemendukbangga/BKKBN Nomor 2 dan Nomor 4 Tahun 2025.

Dalam sambutannya, Asmar mengapresiasi seluruh pihak yang selama ini berkontribusi terhadap peningkatan pelayanan KB pascapersalinan di Sulawesi Tenggara.

“Capaian pelayanan KB pascasalin Provinsi Sulawesi Tenggara pada tahun 2025 mencapai 111 persen dan menempatkan Sulawesi Tenggara pada peringkat kedua nasional. Prestasi ini merupakan hasil kerja sama dan komitmen seluruh pihak,” ujarnya.

Menurutnya, pelayanan KB pascapersalinan menjadi salah satu strategi penting dalam menjaga kesehatan ibu dan anak sekaligus mendukung terwujudnya keluarga berkualitas.

Karena itu, pelayanan KB pascasalin diarahkan pada peningkatan penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) serta peningkatan partisipasi KB pria.

Asmar menjelaskan, pelayanan KB pascapersalinan juga bertujuan mencegah kondisi 4 Terlalu (4T), yakni terlalu muda, terlalu tua, terlalu dekat jarak kehamilan, dan terlalu banyak jumlah kelahiran. Kondisi tersebut dinilai menjadi faktor risiko komplikasi bagi ibu dan bayi serta berpotensi meningkatkan risiko stunting.

“Melalui pelayanan KB pasca persalinan yang berkualitas, kita dapat membantu pasangan usia subur merencanakan kehamilan dengan lebih baik sehingga kesehatan ibu dan anak dapat terjaga serta mendukung percepatan penurunan stunting,” tambahnya.

Pertemuan ini dihadiri jajaran Perwakilan BKKBN Sultra, OPD KB kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), serta berbagai mitra kerja Program Bangga Kencana.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbangun kesamaan persepsi dan penguatan sinergi antar pemangku kepentingan dalam implementasi kebijakan dan strategi pelayanan KB pascapersalinan guna mendukung pembangunan keluarga, peningkatan kualitas SDM, dan percepatan penurunan stunting di Sulawesi Tenggara. (kjs)

 

Reporter: Septiana Syam
Editor: Wulan

Facebook Komentar
Redaksi

This website uses cookies.