iklan


iklan
Metro Kendari

Sukses Dukung Program Kejar, Bank Sultra Terima Penghargaan OJK

PLAY

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kendari memberikan pelatihan berbasis kompeten bagi siswa penyandang disabilitas. Kegiatan tersebut masih menjadi bagian dari kegiatan Open House Festival Pelatihan Vokasi Sultra, yang dilaksanakan selama tiga hari yakni 20-22 Oktober 2022.

Kepala BPVP Kendari, Dr. La Ode Haji Polondu mengatakan, pelatihan yang diberikan bagi penyandang disabilitas ialah pelatihan membuat anyaman.

Ia menerangkan, ini merupakan salah satu upaya pemenuhan kebutuhan dasar untuk meningkatkan kesejahteraan bagi penyandang disabilitas. Memberikan akses dan peluang, serta kesempatan terhadap suatu pekerjaan yang layak bagi penyandang disabilitas.

“Kita memiliki tugas untuk memberikan keterampilan bagi masyarakat, tanpa melihat dari sisi keterbatasan yang dimiliki oleh mereka. Selagi mereka ingin terampil maka sudah menjadi tanggung jawab kami untuk mengantar dan membimbing mereka agar terampil, termasuk penyandang disabilitas,” ungkapnya, Senin (24/10/2022).

Ia menjelaskan, dalam pelatihan yang dilakukan siswa penyandang disabilitas pada giat Open House 2022 BPVP Kendari, para siswa dari Panti Sosial Sentral Meohai Kendari sangat antusias untuk memahami dan memberikan karya terbaiknya. Merangkai tali rafia menjadi sebuah anyaman berupa taplak meja dan vas bunga.

“Mereka mampu memahami dengan baik pelatihan yang diberikan, terbukti dengan hasil karya mereka yang bagus-bagus. Kami sendiri melihat hal itu, sangat mengapresiasinya, apalagi ini dilakukan oleh mereka yang memiliki keterbatasan,” jelas Polondu.

Ke depan, pihaknya akan membuka beberapa paket pelatihan bagi penyandang disabilitas, sebagai wujud dari program Sembilan Lompatan Kementerian Ketenagakerjaan yang telah diberlakukan oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia  Dr. Hj. Ida Fauziyah, M.Si. dan menjadi salah satu kesepakatan pada Forum Employment Working Group (EWG) G20 terkait akses partisipasi dan kesempatan kerja yang sama bagi penyandang disabilitas.

Mantan Kepala Bagian Rumah Tangga Kemnaker RI ini juga berharap, unia usaha dan dunia industri serta asosiasi bisa bersama-sama berkolaborasi dalam memberikan pelatihan berbasis kompetensi bagi penyandang disabilitas, karena pada dasarnya penyandang disabilitas memiliki hak yang sama seperti yang lain, yaitu hak mendapatkan pekerjaan yang layak dan hak penghidupan yang layak. (bds)

 

Reporter: Septi Syam
Editor: Wulan Subagiantoro

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button