Mobil tangki resmi Pertamina. Foto: istimewa
KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi merespons insiden kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) tunggal yang melibatkan mobil tangki pengangkut BBM di Jalan Poros Warangga, sekitar 35 kilometer dari Fuel Terminal Pulau Raha, pada Sabtu (25/04/2026) pukul 13.45 Wita.
Insiden terjadi saat mobil tangki dalam perjalanan kembali menuju Fuel Terminal setelah menyelesaikan penyaluran BBM di SPBU Wakuru. Dalam kondisi jalan menurun dan berkelok serta permukaan jalan yang basah akibat hujan, kendaraan mengalami selip sehingga keluar kendali dan terguling ke sisi kiri jalan.
Pertamina memastikan bahwa kondisi awak mobil tangki dalam keadaan aman. Kedua petugas hanya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan awal. Selain itu, kendaraan dalam kondisi tanpa muatan saat kejadian, sehingga tidak terdapat risiko gangguan terhadap lingkungan maupun masyarakat sekitar.
Supervisor I RSD, Edwin Prasetyo, menjelaskan bahwa tim operasional segera bergerak cepat untuk melakukan penanganan di lokasi.
“Tim dari Fuel Terminal Pulau Raha telah berada di lokasi tidak lama setelah kejadian untuk melakukan pengamanan area serta memastikan kondisi awak dalam keadaan aman. Saat ini proses evakuasi kendaraan sedang dilakukan, disertai koordinasi dengan pihak terkait untuk kelancaran penanganan,” jelas Edwin dalam rilis yang diterima awak media ini, Minggu (26/4/2026).
Lebih lanjut, Pertamina juga menyiapkan langkah lanjutan berupa evaluasi dan investigasi menyeluruh guna memastikan aspek keselamatan operasional terus diperkuat. Upaya peningkatan kewaspadaan berkendara bagi awak mobil tangki juga akan kembali diintensifkan melalui sosialisasi keselamatan berkendara.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap operasional distribusi energi.
“Setiap aktivitas distribusi BBM dijalankan dengan standar keselamatan yang ketat. Evaluasi atas setiap kejadian menjadi bagian penting untuk memperkuat sistem dan memastikan operasional berjalan aman, andal, serta berkelanjutan,” ujar Lilik.
Pertamina memastikan bahwa insiden ini tidak mengganggu kelancaran distribusi BBM di wilayah tersebut. Penyaluran energi kepada masyarakat tetap berjalan sesuai rencana dengan dukungan armada operasional yang tersedia.
Masyarakat yang menemukan kendala layanan atau membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135 sebagai saluran resmi pengaduan dan layanan informasi.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus berkomitmen menjaga keandalan distribusi energi dengan mengedepankan keselamatan, ketepatan, dan pelayanan yang optimal di seluruh wilayah operasional. (kjs)
Reporter: Sunarto
Editor: Wulan
This website uses cookies.