Metro Kendari

Pendaftaran CPNS 2021, Sultra Butuh 1.035 Kuota untuk Tenaga Guru

PLAY

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menetapkan kebutuhan pegawai ASN lingkup Provinsi Sultra untuk formasi guru sebanyak 1.035 kuota.

Kasubid Pengadaan ASN BKD Provinsi Sultra, Handrawati Hasjid, mengungkapkan, berdasarkan rekapitulasi penetapan kebutuhan pegawai ASN lingkup Provinsi Sultra tahun 2021 Sebanyak 1.150.

“Dari rincian itu, jumlah formasi ASN 2021 Pemprov Sultra yang terbanyak adalah tenaga guru (PPPK) dengan jumlah 1.035 kuota yang dibutuhkan,” ujarnya, saat ditemui, Senin (5/7/2021).

Selain itu, untuk formasi tenaga kesehatan dengan 90 formasi di antaranya CPNS 27 dan PPPK 63.

Selanjutnya, 25 tenaga teknis dengan 23 formasi CPNS dan PPPK 2 orang.

Sementara untuk jadwal pendaftaran secara online mulai 30 Juni s.d 21 Juli 2021.

Kemudian akan dilanjutkan dengan pengumuman hasil seleksi administrasi pada 28 s.d 29 Juli 2021.

Sesuai dari PermenPANRB No 27 Tahun 2021 adapun syarat-syaratnya yakni sebagai berikut:

Usia paling rendah 18 tahun dan paling tinggi 35 tahun pada saat melamar, tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara dua tahun atau lebih.

Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.

Tidak berkedudukan sebagai calon PNS, PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, atau anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia

Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis
Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan
Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar
Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh instansi pemerintah.

Selain itu, untuk mengetahui jumlah yang sudah melakukan pendaftaran, pihaknya masih belum ada deteksi secara keseluruhan.

“Hari ini belum kita buka linknya terkait berapa yang sudah mendaftar, kemungkinan sore atau besok kami akan mulai lakukan pengecekan,” ujarnya.

Pelaksanaan tes CPNS 2021 masih dalam situasi pandemi Covid-19, sehingga pihaknya mengimbau agar syarat utama bagi peserta pendaftar harus mengantongi bukti swab antigen.

“Jadi pada saat mereka datang tes harus ada bukti bahwa mereka harus mengantongi hasil swab,” pungkasnya. (bds*)

Reporter: Sesra
Editor: J. Saki

Komentar

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button