Wagub Sultra, Hugua. Foto: Muh Ridwan Kadir/Detiksultra.com
KENDARI, DETIKSULTRA.COM — Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tenggara (Sultra), Hugua mengatakan sektor pariwisata di Bumi Anoa harus memiliki citra merek yang kuat agar dapat menarik minat para pengunjung.
Merek dari label wisata sangat penting, agar sektor pariwisata di Sultra terus berkembang, melalui merek yang melekat kuat dari destinasi yang ada.
Hugua menegaskan peningkatan citra destinasi di wilayah Sultra bertujuan untuk meningkatkan daya tarik serta reputasi daerah sebagai tujuan wisata.
Misalnya saja Wakatobi yang dikenal sebagai keindahan cagar biosfer, kawasan dengan keanekaragaman hayati yang disebut sebagai surga bawah laut. Dari 850 jenis terumbu karang di dunia, 750 terumbu karang diantaranya ada di Wakatobi.
“Dengan banyak jenis terumbu karang yang ada, maka Wakatobi diakui oleh UNESCO sebagai jenis terumbu karang terbanyak di dunia,” ungkap mantan Anggota DPR RI tersebut di kantor gubernur beberapa waktu lalu.
Selain itu, Wakatobi juga dihuni oleh penduduk asli yang memiliki kearifan lokal, ada cagar budaya, warisan kerajaan dan lain sebagainya.
Terakhir yakni pengelolaan kawasan destinasi wisatanya berorientasi pada kesejahteraan masyarakat sekitar, sehingga ekonomi tumbuh sejalan dengan keberlanjutan sumber daya di daerah tersebut.
Olehnya itu, peran dari pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota menjadi penting dalam membangun citra destinasi, setidaknya wisatawan lokal Indonesia.
Hugua menganalogikan citra destinasi wisata ibarat air minum kemasan dengan merek yang beragam, melalui strategi pemasaran, rasanya semua sama, namun yang menentukan adalah merek yang melekat.
“Kalau misalnya air tidak memiliki merek maka kita tidak berani minum, tetapi dengan ada merek tertentu kita dengan aman untuk mengkonsumsinya,” pungkasnya. (bds)
Reporter: Muh Ridwan Kadir
Editor: Biyan
This website uses cookies.