iklan
Metro Kendari

DPRD Sultra Sepakati Alokasi Anggaran Subdisi Penerbangan Kendari-Wakatobi di APBD-P 2022

PLAY

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Maskapai penerbangan Wings Air, untuk rute Kendari-Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) hingga saat ini belum membuka pelayanan sejak 8 Juni 2022 kemarin.

Diketahui, Wings Air mengoperasikan pesawat jenis ATR berkapasitas 78 penumpang dari Bandara Halu Oleo Kendari ke Bandara Matahora Wakatobi maupun sebaliknya. Itu berlangsung selama tiga kali dalam satu pekan.

Salah satu alasan pihak Wings Air tidak lagi membuka layanan penerbangan hingga waktu yang tidak ditentukan, karena tingginya biaya oprasional yang tidak dibarengi dengan target penumpang yang diinginkan maskapai.

Hadirnya persoalan ini, membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra terus berupaya, bagaimana maskapai satu-satunya itu bisa kembali melayani rute Kendari-Wakatobi.

Ketua DPRD Sultra, Abdurrahman Saleh, mengatakan bahwa demi memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, pihaknya ikut menyepakati alokasi anggaran terkait subdisi penerbangan.
Kesepakatan tersebut, bukan hanya DPRD saja yang mengamini namun juga Pemprov Sultra. Mereka mengalokasikan anggaran di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2022 senilai Rp1,5 miliar.

“Kita sudah sepakati pada saat pembahasan APBD-P dengan nilai subsidi Rp1,5 miliar,” katanya, Kamis (13/10/2022) kemarin.

Alasan pengalokasian, lanjut ARS sapaan akrab dia menuturkan, bahwa Wakatobi merupakan daerah yang masuk top 10 destinasi wisata nasional. Tentunya, daerah itu akan banyak didatangi oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.

Ketika didatangi banyak wisatawan, jelas timbal baliknya akan menguntungkan daerah, yang mana perputaran ekonomi di sektor wisata berjalan dengan baik. Tapi jika kondisinya seperti ini, pengaruhnya cukup besar pula.

“Kabupaten Wakatobi ini masuk dalam 10 besar destinasi wisata. Sehingga kita alokasikan subsidi anggaran penerbangan Kendari-Wakatobi. Jadi tanggung jawab kami itu perginya, pulangnya adalah Pemda Wakatobi,” tukasnya. (cds)

Reporter: Sunarto
Editor: Wulan Subagiantoro

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button