Metro Kendari

Dikira Tertidur, Seorang ASN Asal Mubar Meninggal Dunia di Kapal Rute Raha-Kendari

Dengarkan

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Seorang penumpang Kapal Motor (KM) Aksar Saputra 08 rute Raha-Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) ditemukan meninggal dunia, setelah kapal tersebut sandar di Pelabuhan Pangkalan Perahu Kendari, Sabtu (12/7/2025) kemarin.

Identitas korban teridentifikasi bernama La Ode Muhammad Rahmat Barakati, seorang pegawai negeri sipil berusia 41 tahun berasal dari Kelurahan Wandoke, Kecamatan Tiworo Kepulauan, Kabupaten Muna Barat (Mubar).

Kapolsek KP3 Kendari, Iptu Laode Hasmil Hamzah menerangkan, kematian korban yang dianggap misterius ini, awalnya ketika salah satu Anak Buah Kapal (ABK) Alimuddin melihat sebuah tas di tempat tidur dan mendapati seseorang (korban) yang masih tidur di ranjang nomor 94 sekitar pukul 08.00 Wita.

Tidak menyangka ada masalah yang lebih besar, Alimuddin kemudian melanjutkan aktivitasnya. Selanjutnya ia turun dari kapal menuju kios di pelabuhan pada pukul 15.50 Wita.

“Saat hendak turun, ia berpapasan dengan seorang rekannya bernama Hasidin. Alimuddin menyampaikan bahwa ada seseorang yang tidurnya sudah terlalu lama dan belum juga bangun,” ucapnya Minggu (13/7/2025).

Hasidin lalu meminta Agung Gumilang Nagari yang kesehariannya sebagai buruh kapal, mengecek korban yang masih terlelap.

Ketika Agung menaiki kapal dan melihat korban, ia menyadari kaki korban sudah kaku dan perutnya tidak bergerak. Ia kemudian memberitahu ABK lainnya, bernama Suwardinu yang langsung memeriksa keadaan korban dan menyatakan bahwa korban sudah tidak bernapas.

Setelah mendengar informasi dari Agung, Hasidin naik ke kapal untuk memeriksa langsung kondisi korban. Ia berteriak memanggil korban, namun saat ia menyentuh telapak kaki korban, terasa dingin, menandakan bahwa korban telah meninggal dunia.

Pihak ABK Kapal KM Aksar Saputra 08 melaporkan kejadian ini petugas polisi KP3 Kendari. Sekitar Pukul 16.00 Wita, anggota polisi tiba dan menyelidiki lebih lanjut tentang kematian misterius ini.

“korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sultra menggunakan mobil ambulance untuk dilakukan pemeriksaan atau visum et repertum,” tukasnya. (bds)

Reporter: Sunarto
Editor: Wulan

Facebook Komentar
DetikSultra

This website uses cookies.