Kampus

UHO Wisuda 752 Lulusan, Rektor Ingatkan AI Tak Bisa Gantikan Integritas

Dengarkan

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Universitas Halu Oleo (UHO) mengukuhkan sebanyak 752 wisudawan dan wisudawati pada Wisuda Program Magister ke-79 dan Sarjana ke-110 yang digelar di Auditorium Mokodompit UHO, Rabu (15/7/2026). Dalam momentum itu, kampus terbesar di Sulawesi Tenggara tersebut mengingatkan para lulusan agar tidak hanya mengandalkan ijazah di tengah derasnya perkembangan kecerdasan buatan dan teknologi.

Pelaksana Tugas (PlT) Rektor UHO, Prof. Khairul Munadi, menegaskan bahwa dunia kerja saat ini berubah sangat cepat akibat perkembangan Artificial Intelligence (AI), otomasi, dan teknologi digital yang menggeser berbagai jenis pekerjaan sekaligus melahirkan profesi-profesi baru.

“Ijazah yang saudara terima hari ini penting, tetapi tidak akan cukup tanpa kemauan untuk terus belajar sepanjang hayat,” katanya dalam sambutannya.

Menurutnya, masa depan lulusan tidak lagi ditentukan oleh seberapa banyak pengetahuan yang dimiliki saat ini, melainkan kemampuan untuk belajar kembali, beradaptasi, dan memperbarui keterampilan sesuai perkembangan zaman. Ia mengingatkan para lulusan agar menggunakan teknologi untuk memperkuat kemampuan, bukan melemahkan daya pikir.

“Gunakan kecerdasan artificial untuk memperluas manfaat, bukan untuk menghindari tanggung jawab. Teknologi dapat membantu manusia bekerja lebih cepat, tetapi tidak dapat menggantikan integritas, empati, tanggung jawab, kebijaksanaan, dan keberanian moral,” ujarnya.

Pada wisuda periode ini, UHO meluluskan 48 mahasiswa magister, 678 sarjana, dan 26 lulusan diploma dari 14 fakultas serta Program Pascasarjana.

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 180 orang, disusul Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) sebanyak 113 lulusan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) sebanyak 91 lulusan, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) sebanyak 84 lulusan.

Sementara itu, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) meluluskan 64 mahasiswa, Fakultas Hukum 51 mahasiswa, Fakultas Farmasi 48 mahasiswa, Fakultas Kesehatan Masyarakat 44 mahasiswa, dan Fakultas Teknik sebanyak 40 lulusan.

Adapun fakultas lainnya yakni Fakultas Pertanian sebanyak 19 lulusan, Fakultas Peternakan enam lulusan, Fakultas Humaniora lima lulusan, Fakultas Kedokteran empat lulusan, Program Pascasarjana dua lulusan, dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan satu lulusan.

Pada kesempatan tersebut, UHO juga memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik tingkat universitas, yakni Dwi Pratiwi Aprilia Wahid dari Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknik. Dwi berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,99 dengan masa studi hanya tiga tahun delapan bulan.

Khairul mengatakan keberhasilan akademik memang penting, tetapi bukan satu-satunya ukuran kesuksesan seorang lulusan.

“Prestasi akademik adalah capaian yang patut dibanggakan, namun nilai akhirnya tidak hanya ditentukan oleh angka, melainkan juga oleh integritas, kerendahan hati, dan manfaat yang diberikan kepada masyarakat,” katanya.

Ia juga mengajak para lulusan untuk menjadi bagian dari pembangunan Sulawesi Tenggara yang menurutnya tidak boleh hanya bergantung pada kekayaan sumber daya alam.

“Maju tidaknya Sulawesi Tenggara sangat bergantung pada kualitas manusia dan pengetahuan yang dimilikinya. Karena itu, kami berharap para alumni hadir sebagai pendidik, tenaga kesehatan, insinyur, wirausahawan, aparatur, ilmuwan, maupun pemimpin yang memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (cds)

Reporter: Septiana Syam
Editor: Wulan

Facebook Komentar
DetikSultra

This website uses cookies.