elatihan Sistem Penjaminan Mutu Internal UHO. Foto: Humas UHO.
KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Komitmen meningkatkan kualitas pendidikan terus diperkuat oleh Universitas Halu Oleo (UHO). Melalui Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP), kampus terbesar di Sulawesi Tenggara itu menggelar pelatihan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Rabu (3/6/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur pimpinan akademik, mulai dari wakil dekan bidang akademik, kepala unit penunjang akademik, Unit Jaminan Mutu (UJM) fakultas, hingga koordinator program studi di lingkungan UHO. Pelatihan menghadirkan akademisi sekaligus pakar penjaminan mutu, Prof. Dr. L. Hartanto Nugroho, M.Agr. sebagai narasumber.
Wakil Rektor Bidang Akademik UHO, La Ode Santiaji Bande, menegaskan bahwa penjaminan mutu tidak hanya menjadi tugas LPMPP atau unit penjaminan mutu di fakultas. Menurutnya, seluruh unit kerja memiliki peran yang sama dalam menjaga dan meningkatkan kualitas institusi.
Ia menjelaskan, keberhasilan membangun budaya mutu hanya dapat dicapai apabila seluruh unsur universitas memiliki pemahaman yang sama mengenai standar, mekanisme, dan pelaksanaan penjaminan mutu secara berkelanjutan.
“Pelatihan ini juga menjadi bagian dari langkah strategis UHO dalam mempertahankan berbagai capaian akademik yang telah diraih,” ungkapnya.
Saat ini, lebih dari 32 persen program studi di kampus tersebut telah mengantongi akreditasi unggul. Selain itu, UHO juga berhasil meraih akreditasi institusi unggul yang mencerminkan peningkatan kualitas tata kelola, pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Menurut pihak kampus, penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor penting untuk menjaga tren positif tersebut. Terlebih, pelaksanaan SPMI di UHO kini telah memasuki siklus ke-8, sehingga diperlukan pemahaman yang lebih komprehensif terhadap setiap tahapan penjaminan mutu agar dapat berjalan konsisten dan berkesinambungan.
“Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu memperkuat kompetensi serta menyamakan persepsi dalam menerapkan Sistem Penjaminan Mutu Internal di unit kerja masing-masing,” harap Santiaji.
Dia menambahkan, langkah tersebut dinilai penting untuk mewujudkan budaya mutu yang semakin kuat sekaligus mendukung peningkatan daya saing Universitas Halu Oleo di tingkat nasional. (cds)
Reporter: Septiana Syam
Editor: Wulan
This website uses cookies.