UHO kukuhkan 782 wisudawan. Foto: istimewa
KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Universitas Halu Oleo (UHO) kembali melahirkan ratusan sarjana dan pascasarjana baru. Pada wisuda yang digelar Kamis, 12 Februari 2026, sebanyak 782 lulusan resmi dikukuhkan, tersebar di 14 fakultas dan Program Pascasarjana.
Prosesi sakral itu tak hanya menjadi momen haru bagi para wisudawan dan keluarga, tetapi juga menegaskan capaian akademik yang membanggakan. Dari ratusan lulusan tersebut, puluhan di antaranya meraih predikat cumlaude dengan IPK di atas 3,50.
PlT Rektor UHO, Dr. Herman, menyampaikan bahwa wisuda kali ini mencerminkan kualitas akademik yang terus terjaga. Pada jenjang Pascasarjana, Program Doktor meluluskan 23 orang dengan rata-rata IPK 3,90 dan masa studi 3 tahun 9 bulan. Sementara Program Magister meluluskan 16 orang dengan rata-rata IPK 3,78 dan lama studi 1 tahun 10 bulan.
Di tingkat sarjana, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 164 sarjana, disusul Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) sebanyak 96 orang dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) 82 orang. Fakultas lainnya juga mencatatkan capaian akademik yang kompetitif, dengan rata-rata IPK mayoritas berada di atas 3,30.
Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) mencuri perhatian pada jenjang magister dengan rata-rata IPK 3,94 dari 32 lulusan. Sementara Program Magister FEB mencatat rata-rata IPK 3,97. Di Fakultas Hukum, 17 lulusan magister meraih rata-rata IPK 3,91. Pada Fakultas Kedokteran, selain 14 lulusan sarjana, sebanyak 40 dokter baru dari Program Profesi Dokter juga resmi diambil sumpahnya dengan rata-rata IPK 3,43.
Predikat lulusan terbaik tingkat universitas diraih Eki Rahmawati dari Program Studi Ilmu Administrasi Negara S1, FISIP. Ia menorehkan IPK 3,96 dengan masa studi 3 tahun 5 bulan.
Sementara itu, sejumlah nama tercatat sebagai lulusan terbaik di masing-masing fakultas dan jenjang. Di antaranya Trisman Awaludin (S3 Pascasarjana) dan Nur Alya Mulyaningsih (S2 Pascasarjana) yang sama-sama meraih IPK sempurna 4,00. Aulya Salsabyla dari Sosiologi FISIP juga mencatat IPK 4,00 di jenjang sarjana.
Deretan lulusan terbaik lainnya berasal dari berbagai fakultas, mulai dari FKIP, FEB, Hukum, Pertanian, Teknik, FMIPA, Kedokteran, FKM, hingga Farmasi dan Ilmu Budaya, dengan capaian IPK yang nyaris sempurna.
Dalam pesannya, Dr. Herman menegaskan, wisuda bukanlah titik akhir perjalanan belajar. Ilmu yang diperoleh di bangku kuliah diharapkan menjadi bekal menghadapi dinamika dunia kerja yang terus berubah dan semakin kompleks.
“Belajar bukan sekadar proses menerima pengetahuan, tetapi aktivitas berpikir yang melibatkan ketekunan, integritas, dan ketulusan hati untuk memberi manfaat bagi sesama,” tuturnya.
Dengan tambahan 782 lulusan baru ini, UHO kembali menegaskan perannya sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi yang konsisten mencetak sumber daya manusia unggul di Sulawesi Tenggara dan Indonesia. (cds)
Reporter: Septiana Syam
Editor: Wulan
This website uses cookies.