EkobisHeadlineMetro Kendari

Mantan Anggota DPRD Kendari Ngamuk di Eks Pasar Panjang

PLAY

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Prihatin atas nasib pedagang eks pasar panjang, mantan anggota DPRD Kota Kendari, Aladin, turun ke lokasi pasar panjang.
Aladin mengamuk karena tidak terima sikap pemerintah Kota Kendari yang sewenang-wenang menertibkan pedagang di pasar milik Ibu Lilis, tanpa memikirkan mau dikemanakan pedagang eks pasar panjang yang tidak memiliki lods di Pasar Sentral Wua-wua.
“Harusnya pemerintah sebelum menertibkan pasar swasta ini, terlebih dahulu menyediakan tempat bagi mereka yang tidak memiliki lods,” kata Aladin.
Mereka hidup dari hasil berjualan sehari-hari. Diketahui, sebanyak 140 lebih pedagang yang tidak memiliki lods di pasar Sentral Wua-wua.
“Jadi jangan sewenang-wenanglah pemerintah langsung menertibkan begitu saja. Pikirkan nasib pedagang bila perlu Plt Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir turun ke lapangan melihat langsung. Bahkan bila perlu pasar ini legalkan saja,” terangnya.
Hal senada diungkapkan pedagang eks pasar panjang, La Ode Jabaruddin. Dia mengatakan, sebelum menertibkan pasar panjang, pemerintah sebaiknya menyediakan tempat untuk menampung mereka di Pasar Sentral Wua-wua.
“Karena tidak mungkin kita meninggalkan pasar ini. Kita mau menjual dimana. Baiknya sediakan tempat, jika tempat sudah ada maka kamj akan pindah. Selain itu, Harga sewa lods harus terjangkau untuk kami masyarakat kecil,” imbuhnya.
Reporter: Ningsih
Editor: Rani

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button