iklan
BaubauCerita

Pesona Baubau dari Benteng Keraton Buton

PLAY

BAUBAU, DETIKSULTRA.COM – Sebagai kota kedua di Provinsi Sulawesi Tenggara, Kota Baubau memiliki pesona alam yang mampu menghipnotis pengunjung. Komplek Keraton Kesultanan Buton menjadi salah satu titik lokasi untuk menikmati keindahan alam. Gemerlapnya cahaya lampu kota pada malam hari dan birunya laut di siang hari, terlihat jelas dari sana.

Di atas benteng, bangunan bersejarah terbuat dari batu yang disusun rapi sebagai pagar keliling kompleks keraton, pengunjung dapat duduk berlama-lama. Boleh berkeliling melihat-lihat bangunan yang ada di dalam komplek. Masih ada bangunan mesjid tua, makam Sultan Murhum (Sultan pertama), dan peninggalan sejarah lainnya.

“Bagusnya, sayangnya hanya sebentar. Belum puas,” kata Son, seorang pengunjung.
Hari berganti bulan, bulan berganti tahun tempat ini tetap saja menjadi rekomendasi bagi para pengunjung. Lokasi tinggi untuk memandang laut biru membentang. Sore hari, menjadi pilihan waktu tepat untuk menikmati panorama senja.

Indahnya Baubau juga dipandang dari Kantor Walik Kota Baubau. Dari jalan depan kantor ada suguhan pemandangan Bahari membentang. Tak kalah menarik juga, pesona Baubau dilihat dari Bukit Wantiro. Tempat nongkrong atau bersantai yang lokasinya berada di pinggiran kota. Sambil menikmati aneka gorengan dan minuman sajian pedagang dapat memandang birunya laut sepuasnya.

Eit, jangan lupa ya. di komplek keraton juga ada Batu Wolio. Ada kepercayaan, bagi orang yang belum pernah memegang batu ini, berarti dianggap belum pernah menginjak tanah Buton .

KOMPAS.com menulis, Batu Wolio merupakan batu peninggalan Kesultanan Buton yang dipercaya masyarakat sebagai tempat pertama kali diketemukan Putri Wakaka oleh Tentara Kubilai Khan. Batu tersebut juga dijadikan tempat pertama kali putri Wakaka diangkat menjadi Raja Pertama di Pulau Buton.

“Saya sudah sepuluh tahun ada di Baubau, tapi belum pernah menyentuh batu Wolio. Berarti selama ini saya dianggap belum ke Buton. Baru ini saya sentuh,” kata Ikra, salah seorang pengunjung, Sabtu (17/3/2018).

 

Reporter: Soni
Editor: Cuncun

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button