Ular piton sepanjang 6,5 meter yang nyari menelan warga. Foto: Istimewa.
MUNA, DETIKSULTRA.COM – Seorang warga Desa Maligano, Kecamatan Maligano, Kabupaten Muna, bernama Wa Indi (48) menceritakan aksi heroiknya bertarung nyawa, melepaskan lilitan ular yang nyaris meremukkan tulang-tulangnya.
Saat itu, pada Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 06.15 Wita, ia menuju kebunnya seorang diri. Jarak rumah dari kebunnya diperkirakan dua kilometer, yang ia tempuh dengan berjalan kaki. Tak lupa ia membawa sebilah parang dan keranjang untuk keperluan bertani.
Pada pukul 07.00 saat ia hampir sampai di kebunnya, kejadian nahas itu menimpanya. Tanpa ia sadari, di tepian jalan yang dilaluinya, ular piton bersembunyi di semak-semak dan langsung menyerang kaki kirinya. Dalam sekejap, ular sepanjang 6,5 meter itu menggigit dan melilit kedua kakinya.
“Secara tiba-tiba kaki kiri saya langsung diterkam, saat itu saya terjatuh, saya juga langsung dililit ular itu,” kata Wa Indi.
Dalam posisi korban sudah terbaring dan ular mulai melilit kedua kakinya, korban sempat mengambil parang dan memotong ular. Namun hewan melata itu tidak melepaskan gigitan kaki kiri korban.
Dalam suasana mencekam, korban terus berupaya melepaskan gigitan ular dengan memotong bagian ekor. Ular pun langsung melepaskan gigitan kaki korban. Setelah berhasil melepaskan gigitan ular, Wa Indi berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
Beruntung ada salah satu warga yang mendengar teriakan korban. Saat itu warga bernama La Saudi langsung menelpon warga untuk meminta bantuan.
Menurut pengakuan La Saudi, usai menghampiri Wa Indi, ia langsung mengalihkan konsentrasi ular sambil menelpon Babinsa setempat beserta warga. Sesampainya di TKP, warga langsung membunuh ular tersebut.
“Kondisi korban sampai saat ini dalam keadaan sadar dan luka kaki kiri sudah ditangani oleh pihak puskesmas dengan 40 jahitan. Saat ini Korban masih dalam perawatan,” jelasnya. (bds)
Reporter: La Ode Darlan
Editor: Wulan
This website uses cookies.