Muna Barat

Geram ASN Malas Apel Gabungan, Bupati Muna Barat Hapus TPP September

Dengarkan

MUNA BARAT, DETIKSULRA.COMBupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengaku geram terhadap puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang malas mengikuti apel gabungan di halaman kantor bupati, Senin (1/9/2025). La Ode Darwin dengan tegas memerintahkan Satpol PP agar mencatat nama-nama ASN yang tidak hadir saat itu agar diserahkan ke pihak inspektorat.

Kemudian ia meminta kepada inspektorat agar memeriksa alasan ketidakhadiran mereka dalam apel gabungan yang digelar sebulan sekali itu.

“Saya minta inspektorat periksa sekarang juga yang tidak hadir, apa alasannya, karena sakit atau kesibukan. Kalau alasannya sakit maka dibuktikan dengan surat keterangan sakit. Kalau tidak jelas maka TPP-nya bulan ini saya pastikan dihapus. Nanti bulan depan baru kita berurusan lagi,” tegas La Ode Darwin saat memimpin apel.

Dalam penerapan kedisiplinan ASN, ia tidak ingin ada ASN yang bermalas-malasan, apalagi saat masuk kantor. Karena hal ini merupakan fokus utama dalam kepemimpinannya. Ia meminta ASN serius dan bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat.

Apalagi ia mendengar bahwa banyak ASN yang hanya datang absen lalu pulang. Parahnya, dicurigai sejumlah operator yang mengoperasikan sistem daftar hadir berbasis elektronik aplikasi SIM-ASN memanipulasi jam kehadiran.

“Saya dengar bocoran bahwa daftar hadir SIM-ASN ini dimainkan jam masuk kerjanya ASN. Terkadang hanya datang absen lalu pulang. Setelah jam pulang kantor mereka kembali datang untuk absen,” jelasnya.

Untuk itu, ke depan ia akan menerapkan sistem absen yang lebih ketat dengan menambah jumlah waktu absen, dalam sehari sebanyak empat kali. Ia akan memanggil operator aplikasi SIM-ASN di setiap OPD untuk dilakukan penyesuaian. Selain itu, ia juga akan memastikan para ASN tinggal di wilayah Muna Barat.

Jika masih ada ASN yang tinggal di luar daerah maka ia akan memberikan sanksi tegas. Apalagi pihaknya sebelumnya telah mengeluarkan surat edaran yang mewajibkan ASN tinggal di Muna Barat.

“Soal absensi kehadiran, sebentar saya periksa operatornya setiap kantor jangan sampai ada permainan mengubah jam kerja ASN yang terlambat atau tidak hadir,” ungkapnya.

“Terkait ASN yang belum berdomisili di Muna Barat kita akan sidak dengan memerintahkan Satpol PP agar menjaga di setiap perbatasan. Jangan sampai masih ada yang tidak mengindahkan surat edaran. Nanti kepala desa laporkan dan pastikan tempat tinggal para ASN,” tukasnya. (bds)

Reporter: La Ode Darlan
Editor: Wulan

Facebook Komentar
DetikSultra

This website uses cookies.