Muna Barat

Dukung Program Prioritas Presiden, BPN Muna Barat Bersama Pemda Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat di Desa Sawerigadi

MUNA BARAT, DETIKSULTRA.COM – Kantor Pertanahan Kabupaten Muna Barat bersama Dinas Sosial dan Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Muna Barat melaksanakan peninjauan lapangan terhadap lokasi tanah yang direncanakan untuk pembangunan Sekolah Rakyat.
Hal ini sebagai wujud komitmen mendukung program prioritas presiden dalam pengentasan kemiskinan melalui pendidikan. Kegiatan peninjauan berlangsung di Desa Sawerigadi, Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat, pada Selasa (03/10/2026).

Peninjauan lapangan dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Muna Barat, Romandhona Setyawan, didampingi jajaran Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran, Seksi Survei dan Pemetaan, serta perwakilan dari Dinas Sosial dan Dinas Perkimtan Kabupaten Muna Barat.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan lahan dari berbagai aspek pertanahan. Adapun fokus peninjauan meliputi tiga aspek utama, yaitu: aspek legalitas aset dan alas hak, aspek status penguasaan fisik di lapangan dan aspek kesesuaian tata ruang dan kelayakan lahan.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Muna Barat, Romandhona Setyawan menegaskan, pihaknya siap mengawal penuh aspek pertanahan agar program sekolah makyat tidak terkendala masalah tanah.

“Kami turun bersama tim Pemda Muna Barat untuk memastikan kondisi tanahnya benar-benar clean and clear, tidak dalam sengketa, tidak tumpang tindih, dan statusnya jelas merupakan aset Pemda. ATR/BPN siap mendukung agar kesiapan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat ini bisa segera berjalan sesuai target,” ujar Romandhona.

Ia menambahkan, sekolah rakyat merupakan program strategis nasional yang digagas presiden untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan berasrama gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Oleh karena itu, aspek kepastian hukum hak atas tanah menjadi fondasi utama yang harus disiapkan di awal.

Sementara itu, Kabid Pertanahan Dinas Perkimtan Kabupaten Muna Barat, La Ode Anwarono, menyampaikan bahwa lokasi di Desa Sawerigadi dinilai strategis dan representatif. Sekolah rakyat ini nantinya tidak hanya menjadi pusat pendidikan formal, tetapi juga akan menjadi pusat pendidikan karakter, keterampilan, dan pemberdayaan sosial.

“Lahan yang ditinjau ini diharapkan dapat segera dimatangkan legalitasnya. Kami dari Pemda Muna Barat sangat berterima kasih atas sinergi dan pendampingan dari Kantah Muna Barat. Kolaborasi antara BPN, Dinsos, dan Perkimtan ini adalah kunci agar aset Pemda tertata dan program pusat bisa cepat terealisasi di daerah,” ujarnya.

Dengan sinergi yang kuat antara Kantor Pertanahan, Dinas Sosial, dan Dinas Perkimtan, diharapkan pembangunan sekolah rakyat di Desa Sawerigadi dapat segera terwujud dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pengentasan kemiskinan di Kabupaten Muna Barat. (kjs)

Reporter: La Ode Darlan

Facebook Komentar
DetikSultra

This website uses cookies.