Konawe UtaraOlahraga

Konut Catat Sejarah di Porprov XIV, Atlet Keluhkan Bonus yang Tak Kunjung Direalisasikan

PLAY

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Kontingen Kabupaten Konawe Utara (Konut), berhasil mencatat sejarah pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Sulawesi Tenggara (Sultra) yang digelar di Kota Baubau-Buton 2022. Dalam ajang empat tahunan itu, kontingen Konut dari berbagai cabang olahraga (Cabor) berhasil mengumpulkan pundi-pundi medali. Tercatat sebanyak 93 medali emas, 73 perak dan 63 medali perunggu.

Kontingen Konut finish di peringkat kedua dalam papan akhir klasemen Porprov XIV Sultra dan hanya kalah enam emas dari Kota Kendari yang duduk sebagai juara umum dalam ajang olahraga bergengsi itu.

Namun di balik kesuksesan kontingen Konut yang membawa harum nama baik daerah, ada keluh kesah dari atlet yang berhasil menyumbang medali. Muhamad Andri Togala salah satunya. Peraih medali emas dan perak di Cabor Kempo ini sedikit kecewa atas sikap dingin Pemerintah Daerah (Pemda) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Konut, yang seakan lupa akan janji bonus yang akan diberikan kepada setiap atlet yang berhasil meraih medali.

Ia menerangkan, sebelum kontingen Konut diberangkatkan menuju arena Porprov XIV Sultra 2022 di Kota Baubau-Buton, Pemda Konut menjanjikan bonus Rp50 juta bagi peraih medali emas, Rp20 juta medali perak dan Rp10 juta medali perunggu.
Mereka dijanjikan pendistribusian bonus setelah ajang Porprov usai. Namun hingga saat ini, bonus yang dielu-elukan setiap atlet tak kunjung direalisasikan Pemda Konut.

“Usai kegiatan porprov harusnya bonus kami seluruh atlit sudah kami terima. Namun sampai saat ini belum kami terima dan belum ada kejelasan seperti yang sudah dijanjikan oleh Pemda Konut dan Ketua KONI Konut, Abuhaera,” ujarnya, Selasa (17/1/2023).

Padahal lanjutnya, belum lama ini ketika momen perayaan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Konut pada 2 Januari 2023 di Pantai Taipa, Bupati Konut Ruksamin, secara simbolis menyerahkan bonus bagi atlet peraih medali.

Bahkan ia mencatat, setidaknya tiga kali Pemda Konut dan KONI Konut menjanjikan pencairan bonus yakni tanggal 2, 7 dan 11 Januari 2023 ini. Tapi lagi-lagi, pasca penyerahan simbolis tersebut, para atlet juga tak kunjung menerima bonus yang dijanjikan.

“Sampai hari ini kejelasan akan bonus kami belum sama sekali tampak akan dibayarkan oleh Pemda Konut dan KONI Konut,” jelas lelaki kelahiran Kendari itu.

Olehnya itu, ia berharap bonus yang sudah janjikan kepada seluruh atlet peraih medali untuk segera direalisasikan. Jika tidak, maka seluruh atlet akan melakukan aksi besar-besaran guna menuntut hak mereka.

Hal yang sama juga diutarakan Fadel Elzayed. Peraih medali perak ini menginginkan pencairan bonus tersebut segera dituntaskan Pemda Konut dan KONI Konut sebagaimana yang telah dijanjikan. Sebab menelisik atlet dari kontingen kabupaten/kota lain, rata-rata bonus yang dijanjikan sudah direalisasikan.

“Semua atlet Konut yang belum menerima bonus, sangat berharap kepada Pemda dan KONI Konut untuk secepatnya dituntaskan. Jangan hanya gaungannya yang besar, tapi giliran perealisasiannya nihil,” tukasnya. (bds)

Reporter: Sunarto
Editor: Wulan

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button