Peresmian Jembatan Perintis Garuda di Desa Ulu Sawa, Konawe Utara, Jumat (21/8/2026). Foto: Istimewa.
KONAWE UTARA, DETIKSULTRA.COM – Wajah ceria menyelimuti anak-anak sekolah, menyambut peresmian Jembatan Perintis Garuda di Desa Ulu Sawa, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara, Jumat (21/8/2026). Jembatan sepanjang 47 meter itu kini menjadi penghubung penting bagi warga. Tak hanya mempermudah perjalanan, keberadaannya diharapkan membuka akses yang lebih luas terhadap pendidikan, pelayanan publik hingga aktivitas ekonomi masyarakat.
Jembatan tersebut merupakan hasil kolaborasi TNI, PT Antam (Persero) Tbk UBPN Konawe Utara, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dan masyarakat.
Peresmian dilakukan Kepala Staf Teritorial (Kaster) Panglima TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi. Sejumlah pejabat TNI-Polri, manajemen PT Antam UBPN Konawe Utara, Pemkab Konawe Utara, pemerintah kecamatan dan desa serta masyarakat turut hadir.
Jembatan Ulu Sawa merupakan satu dari dua jembatan yang dibangun melalui program kolaborasi tersebut. Satu jembatan lainnya berada di Desa Banggina dengan panjang 50 meter.
Dalam sambutannya, Letjen TNI Bambang Trisnohadi mengatakan pembangunan jembatan merupakan bagian dari upaya menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung masyarakat.
“Jembatan terbangun, akses terbuka, harapan tumbuh, TNI hadir untuk rakyat,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan infrastruktur penghubung tersebut diharapkan mampu mengurangi hambatan mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas masyarakat di wilayah Konawe Utara.
General Manager PT Antam (Persero) Tbk UBPN Konawe Utara, Eko Aditya mengatakan, pembangunan jembatan menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat dan daerah.
“Bagi Antam, Konawe Utara bukan sekadar lokasi operasional tambang, melainkan bagian penting dari keberadaan perusahaan. Fokus kami adalah berjalan berdampingan dengan masyarakat serta berupaya memberikan nilai tambah bagi daerah,” katanya.
Ia menilai sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Antam dan masyarakat menjadi modal penting untuk menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung.
Sementara itu, Bupati Konawe Utara, H Ikbar, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan jembatan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI, khususnya Kodam XIV/Hasanuddin, serta PT Antam yang telah hadir memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pembangunan jembatan ini,” ujar Ikbar.
Bagi warga, jembatan tersebut bukan sekadar bangunan yang menghubungkan dua wilayah. Kehadirannya berarti perjalanan menuju sekolah, fasilitas pelayanan publik maupun pusat aktivitas ekonomi menjadi lebih mudah.
Salah seorang warga, Misbah, mengaku bersyukur dengan adanya jembatan tersebut. Ia berharap infrastruktur itu dapat digunakan dalam waktu panjang.
“Kami berterima kasih kepada TNI dan PT Antam karena sekarang masyarakat punya akses yang lebih mudah. Jembatan ini sangat membantu aktivitas sehari-hari, terutama untuk pergi ke sekolah dan menyeberang,” ungkapnya.
Peresmian juga berlangsung meriah. Sejumlah murid sekolah dasar ikut menyambut kedatangan Kaster TNI. Pertunjukan tari selamat datang dari Sanggar Kesenian Konawe Utara turut memperkuat nuansa budaya lokal.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan bakti sosial berupa pembagian sembako kepada masyarakat di sejumlah desa di Konawe Utara.
Dengan berdirinya Jembatan Perintis Garuda, warga tidak hanya mendapatkan jalur penghubung baru. Infrastruktur tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi mobilitas yang lebih mudah, aktivitas ekonomi yang lebih hidup dan kesempatan pendidikan yang semakin terbuka bagi masyarakat. (cds)
Reporter: Septiana Syam
Editor: Wulan
This website uses cookies.