Konawe Selatan

Terbaring Lemas di Rumah Sakit, Sultang Anak Nelayan Disabilitas di Konsel Butuh Uluran Tangan

Dengarkan

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Di tengah kondisi ekonomi keluarga yang memprihatinkan, Sultang, seorang warga Desa Torokeku, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) kini terbaring melawan penyakitnya.

Sultang diketahui mengalami sakit keras sejak sepekan terakhir. Meski diagnosis medis secara pasti belum keluar, gejala yang dialami pasien cukup fatal.

Menurut Kepala Desa (Kades) Torokeku, Enteng, Sultang sempat mengalami insiden muntah darah sebelum kondisinya benar-benar drop dan terbaring lemas.

“Warga kami, pasien Sultang sudah dirawat di RSUD Konsel kemarin, alhamdulillah itu berkat kerja sama antara Pemdes Torokeku, Pemerintah Kecamatan Tinanggea, Dinsos dan Dinkes Konsel,” ucapnya kepada awak media ini saat dihubungi, Rabu (13/5/2026).

Ia mengatakan, pasien memang tergolong keluarga kurang mampu, yang tinggal di pesisir Desa Torokeku. Orang tua pasien bernama Hamira dan Ani. Pasangan suami istri ini tinggal di sebuah rumah yang jauh dari kata layak. Ruang makan dan tempat tidur menyatu dalam satu ruangan sempit.

“Atap rumahnya sudah bolong-bolong dan dinding rumah juga demikian,” katanya.

Kades Torokeku ini menjelaskan, ayah pasien merupakan penyandang disabilitas. Meski begitu, Hamira tetap bekerja setiap harinya menangkap ikan di tengah laut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya.

“Bapaknya pasien penyandang disabilitas, pekerjaan sehari-sehari Pak Hamira ini sebagai nelayan, kalau mama pasien hanya ibu rumah tangga,” ungkapnya.

Meski sudah mendapatkan penanganan medis, biaya hidup dan pemulihan Sultang serta keluarganya masih sangat besar. Ia pun mengajak para dermawan untuk menyisihkan sedikit rezeki melalui aksi donasi.

“Bagi masyarakat baik dari Desa Torokeku maupun dari luar Desa Torokeku yang ingin mengulurkan tangan dan membantu meringankan beban Sultang, bantuan dapat disalurkan melalui pihak Pemdes Torokeku,” tukasnya. (cds)

 

Reporter: Sunarto
Editor: Wulan

Facebook Komentar
Redaksi

This website uses cookies.