Kolaka Utara

Pemda Kolaka Utara Gagas Kawasan Wisata Kuliner

PLAY

KOLAKA UTARA, DETIKSULTRA.COM – Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka Utara (Kolut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tengah menganggas sebuah kawasan wisata kuliner.

Pemda Kolut rencananya membangun kawasan wisata kuliner Lacaria Traditional Foods bertempat di Jalan Tol Wisata Lasusua-Tobaku.

Kepala Dinas PUPR Kolut, Mukramin mengatakan wacana ini merupakan upaya keseriusan Pemda Kolut untuk mengembangkan potensi daerah melalui sektor pariwisata khususnya di bidang kuliner.

Sebab menurut dia, pembangunan kawasan wisata kuliner ini seiring dengan program nasional dalam upaya Pemda Kolut menghidupkan ekonomi kerakyatan melalui penyiapan tempat area kuliner nuansa Wlwisata

“Perlu diketahui wisata kuliner sangat mempenagaruhi perkembangan ekonomi masyarakat dan tata kelola yang baik di suatu daerah. Sehingga Pemda Kolut berinisiatif menyediakan fasilitas kuliner,” bebernya, Minggu (15/8/2021).

Sementara itu, salah seorang warga yang berdagang di lokasi yang direncanakan menjadi spot kawasan kuliner, sangat menyambut baik terkait renacana Pemda Kolut.

Sebab, adanya kawasan kuliner selain dapat menambah peluang usaha bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), juga dapat menjadi ikon wisata baru untuk daerah Kolut.

“Sejak mau ada rencana pembangunan kawsan kuliner, dagangan saya semakin lancar dan pendapatan teru meningkat,” kata Nurmalam saat ditemui metrokendari.id.

Hal sama juga diungkapkan oleh Sapri Dona, seorang warga yang berkunjung di kawasan kuliner tersebut.

Sapri menyebut lokasi kawasan kuliner di Lasusua-Tobaku sangat tepat dan strategis, sehingga menjadi tempat yang paling tepat untuk disinggahi.

“Ini salah satu tempat yang sangat strategis sebab menjadi tempat lalu lintas yang sering dilalui. Saya berharap tempat-tempat seperti ini harus terus di sosialisasikan pemuda serta organisasi bekerja sama menggaungkan tempat ini,” katanya.

Ia berharap, tempat ini dapat di tata dengan baik salah satunya tempat parkir untuk masakan khas Kolut.

“Ini yang jarang di temukan di tempat lain yaitu masakan parede tutupnya,” tandasnya. (bds)

Reporter: Sunarto
Editor: Via

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button