Regional

18 Pemuda Sultra Berjuang Ikuti Seleksi Taruna Akmil di Panda Makassar

PLAY

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Setelah melalui proses seleksi yang ketat, sebanyak 18 pemuda Sulawesi Tenggara (Sultra) dari 279 pendaftar dinyatakan lulus ke tahap selanjutnya untuk berjuang menjadi Taruna Akademi Militer (Akmil) TA 2021 di Panitia Daerah (Panda) Makassar.

Hal ini disampaikan oleh Plh Kapenrem 143/HO Letda Inf Rusmin Ismail dalam rilisnya, Rabu (16/02/2021).

Diungkapkan Rusmin, kegiatan penerimaan calon taruna (Catar) Akmil di Sub Panda Kendari berlangsung sejak 7 Juni 2021.

Pada Selasa, 15 Juni 2021 dilaksanakan kegiatan parade dan sidang pantukhir yang dipimpin Danrem 143/HO (Brigjen TNI Jannie A. Siahaan) selaku Ketua Sub Panda Kendari.

Sub Panda Kendari ini, lanjutnya, merupakan bagian dari Panda Makassar yang diselenggarakan oleh Kodam XIV/Hasanuddin.

“Dari yang daftar online sejumlah 297 orang, kemudian terpilih 18 orang yang dinyatakan lulus mengikuti seleksi tingkat Panda Makassar, yaitu di Rindam XIV/Hasanuddin,” terang Rusmin.

Dalam seleksi ini berlaku sistem gugur, yaitu bagi yang tidak memenuhi syarat atau lulus administrasi, kesehatan dan jasmani langsung gugur atau dipulangkan dalam setiap tahap.

Rusmin katakan bahwa peserta seleksi Akmil tahun ini yang mengikuti pemeriksaan/pengujian lebih banyak dari tahun sebelumnya yaitu 65 orang menjadi 85 orang.

“Tahun ini animonya lebih banyak. Sebanyak 18 orang yang lulus dari Sub Panda Kendari akan berjuang di Makassar untuk menjadi Taruna Akmil,” tegasnya.

Sementara itu, saat membacakan amanat Pangdam XIV/Hsn Mayjen TNI M. Syafei Kasno kepada panitia penerimaan catar akmil, Danrem 143/HO menegaskan bahwa yang mengikuti parade dan sidang pantukhir adalah yang telah memenuhi syarat administrasi, kesehatan dan jasmani.

“Ini merupakan rangkaian seleksi penerimaan tahap awal untuk memilih calon taruna Akmil yang benar-benar memenuhi kriteria, sehingga kelak mampu mengemban amanah sebagai generasi penerus TNI untuk mengabdi kepada bangsa dan negara,” kata  Jannie.

Untuk itu, lanjut Jannie,  guna mendapatkan calon prajurit yang handal dan berkualitas, panitia dan pemeriksa supaya menjalankan tugas secara profesional yang dilandasi objektivitas dan tingkat kecermatan yang tinggi.

“Semakin selektif dalam memilih calon prajurit maka akan semakin signifikan dalam membangun kekuatan TNI AD,” tandas lulusan Akmil 1991 itu.

Untuk diketahui, pengumuman kelulusan dilaksanakan setelah sidang pantokhir selesai. Dari 23 orang yang ikut parade kemudian disidangkan pantukhir untuk memilih 18 orang yang akan mengikuti seleksi di tingkat Panda Makassar.

Sesuai alokasi, dari 18 orang itu akan diseleksi menjadi 4 orang untuk berangkat seleksi pusat ke Magelang, untuk kemudian memperebutkan tiga alokasi sebagai taruna akmil dari Sultra.

“Alhamdulillah. Ini peluang yang luar biasa bagi Sultra dari TNI AD. Tahun lalu yang mengikuti pendidikan di akmil hanya satu orang,” ujarnya.

Dia menambahkan, yang dinyatakan lulus mengikuti tes di Panda Makassar merupakan representasi Sultra putra daerah yang beragam suku.

“Berasal dari beragam suku yaitu Tolaki, Buton, Muna, Moronene serta Bugis, Toraja. Yang mengikuti seleksi seluruhnya merupakan putra daerah Sultra. Jadi siapapun yang akan mengikuti pendidikan di Akmil kelak merupakan putra terbaik Sultra,” tegasnya. (bds*)

Reporter :. Erik Lerihardika
Editor : J. Saki

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button