Muna Barat

Sebelas Desa Kepulauan di Muna Barat Ditarget Teraliri Listrik di 2028

Dengarkan

MUNA BARAT, DETIKSULTRA.COM – Pemerintah Kabupaten Muna Barat menargetkan sebelas desa di wilayah kepulauan sudah teraliri listrik paling lambat tahun 2028. Kepastian itu menyusul survei yang dilakukan tim Kementerian ESDM bersama PLN.

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengatakan empat desa telah selesai disurvei, yakni Desa Maginti, Pasipadangan, Gala, dan Desa Santigi. Tujuh desa lainnya yang sedang disurvei adalah Desa Mandike, Desa Tiga, Desa Bero, Santiri, Katela, Tasipi dan Desa Kangkunawe.

“Kita akan push mudah-mudahan tahun ini atau tahun depan. Sebelas desa ini kita target paling lambat 2028 sudah listrik semua,” ujar Darwin, Selasa (06/10/2026).

Darwin menambahkan, pihaknya akan segera menyiapkan segala kebutuhan yang diperlukan setelah laporan hasil survei dari Kementerian ESDM dan PLN keluar.

Untuk sumber anggaran elektrifikasi tersebut, Darwin menyebut akan dikucurkan langsung melalui kementerian terkait. Nilainya cukup besar, mencapai puluhan miliar rupiah per desa.

“Untuk sumber anggarannya dikucurkan melalui kementerian terkait dengan anggaran per desanya mencapai hingga puluhan miliar tergantung dari PLTS apa yang akan digunakan, PLTS Komunal atau PLTS Individu,” jelasnya.

Pemilihan jenis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan, terutama kesiapan lahan.

“Jadi kalau menggunakan PLTS Komunal berarti tergantung dari kesiapan lahan. Kalau tidak memenuhi syarat maka PLTS individu yang kita pakai menempel di rumah masing-masing,” terangnya.

Darwin menegaskan, pihaknya akan terus mendorong program ini ke pemerintah pusat agar percepatan listrik di wilayah kepulauan dapat segera terwujud. (kjs)

 

Reporter: La Ode Darlan
Editor: Wulan

Facebook Komentar

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Konten berita ini merupakan karya jurnalistik DetikSultra.com.
Jika ingin mengutip atau memuat ulang sebagian maupun seluruh isi berita, mohon menghubungi redaksi terlebih dahulu dan mencantumkan sumber.